Suara.com - Sebagai Third Party Administrator (TPA) digital kesehatan dengan jaringan provider terbesar di Indonesia, serta bagian dari B2B digital health, AdMedika yang merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), selalu berupaya untuk turut andil dalam mendorong pertumbuhan ekosistem digital kesehatan di Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan inovasi dan solusi kemudahan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara digital. Melalui berbagai inovasi digital yang dikembangkan, AdMedika turut berkontribusi secara nyata dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dengan memberikan masyarakat pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Upaya lainnya dengan menjalin koneksi dan kolaborasi bersama stakeholders, seperti rumah sakit. Untuk itu, beberapa waktu lalu, Direktur Marketing & Bisnis AdMedika Muhamad Nasrun Ihsan turut hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Seminar & Workshop perhimpunan rumah sakit, yaitu Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jakarta dan IRSJAM (Ikatan Rumah Sakit Jakarta Metropolitan) yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta.
Pada paparannya, Nasrun menyampaikan peran AdMedika sebagai TPA kesehatan dengan solusi yang menjadi penghubung di ekosistem kesehatan. “AdMedika sebagai perusahaan yang tumbuh sejak 2002 memahami kebutuhan baik asuransi dan provider sebagai fasilitas kesehatan. Ditambah, semakin berkembangnya bisnis kesehatan yang membuat kita terus berusaha menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.
“Hari ini kita bisa melihat layanan kesehatan yang semula dilakukan secara tradisional, kini menjadi lebih efisien dengan proses yang lebih cepat dengan adanya digitalisasi. Tentu hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap solusi yang efisien, efektif, dan mudah diakses pada bidang usahanya masing-masing,” ujar Nasrun.
“Saat ini kami juga tengah mengembangkan teknologi AI pada SIMRS berupa speech to text, di mana dokter yang sebelumnya harus berkomunikasi dengan pasien input mandiri ke SIMRS, sekarang akan secara otomatis dan ter-record ke SIMRS,” tambah Nasrun.
Pada kesempatan yang sama, AdMedika menghadirkan solusi terintegrasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Healthical dengan AdKes atau alat kesehatan. Kedua solusi ini dihadirkan di booth expo yang memberikan pengalaman untuk dapat dirasakan langsung oleh pengunjung. Inovasi AdMedika tersebut meliputi, pengembangan fitur, digitalisasi penunjang operasional layanan, dan hadirnya produk baru. Dalam pengembangan fitur, AdMedika menghadirkan fitur MyReservation, discharge button, fast track discharge, e-Reimbursement dalam aplikasi MyAdMedik@.
Sementara itu, digitalisasi penunjang operasional layanan AdMedika menghadirkan Avatar, sebuah sistem dengan teknologi AI (Artificial Intelligence) untuk kebutuhan analisa klaim, fraud, dan lain-lain. Terakhir, inovasi produk yang dihadirkan AdMedika adalah NAHSehat, e-Sign, e-Meterai, Bridging Host-to-Host, dan MedExpert.
Produk yang dihadirkan ini tidak terbatas pada solusi AdMedika, namun lebih luas lagi untuk berkolaborasi dengan TelkomGroup sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan digitalisasi di ekosistem kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Dengan menghadirkan solusi yang mendukung efisiensi operasional rumah sakit dan kemudahan akses layanan kesehatan digital, AdMedika terus berupaya untuk mendukung transformasi sistem kesehatan nasional yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas. ***
Baca Juga: Percepat Digitalisasi Pendidikan, Pijar Fasilitasi Ujian bagi Lebih dari 408.000 Siswa di Indonesia
Berita Terkait
-
Percepat Digitalisasi Pendidikan, Pijar Fasilitasi Ujian bagi Lebih dari 408.000 Siswa di Indonesia
-
Telkom Perkuat Strategi ESG untuk Ciptakan Dampak Nyata bagi Masyarakat dan Lingkungan
-
Telkom 6 Dekade: Tumbuh Bersama Bangsa, Mewujudkan Masa Depan Digital
-
Telkom Hadirkan Kemudahan Digitalisasi Pengadaan di Sektor Aviasi dan Pariwisata melalui PaDi UMKM
-
DPR Dorong Telkom Fokus ke Bisnis Non-Konektivitas dan Holding Strategis
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab