Suara.com - Dirut Perusahaan BUMN PT Industri Baterai Indonesia (IBI) atau Indonesia Battery Corporation (IBC), Toto Nugroho ditahan Kejaksaan Agung karena diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina.
Ditahannya Toto Nugroho memantik pertanyaan soal pembangunan pabrik baterai di Karawang, Jawa Barat yang melibatkan IBC dan beberapa investor dari Tiongkok. Toto sendiri pada Juni lalu ikut meresmikan dimulainya pembangunan pabrik itu bersama Presiden Prabowo Subianto.
Menjawab pertanyaan ini Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan proyek tersebut akan terus berjalan, meski Toto Nugroho sudah ditahan Kejagung.
"Lanjut dong, kan enggak ada hubungannya," tegas Prasetyo.
Ia mengatakan penegakan hukum dengan rencana investasi tidak ada hubungannya, sehingga ia yakin proyek dengan investasi triliunan rupiah itu akan terus berlanjut.
"Kan tadi sudah sempat jelaskan bahwa kita tidak berhenti kalau memang terdapat fakta hukum, dalam rangka penegakan hukum, kita mau mengurangi korupsi, syukur-syukur kita pengen memberantas korupsi, itulah. Terus kita laksanakan," beber dia.
Penjelasan IBI
Sementara itu PT IBI mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang tengah dijalani oleh Dirut Toto Nugroho. Manajemen IBC juga menegaskan bahwa Toto Nugroho jadi tersangka dalam kapasitasnya sebagai VP Integrated Supply Chain VP Crude and Product pada kantor pusat Pertamina pada 2018-2020.
“Dengan demikian, proses hukum tersebut tidak memengaruhi kegiatan usaha PT IBI dan aktivitas bisnis PT IBI akan tetap berjalan seperti biasa,” kata Head of Corporate Secretary IBI Indira Rawiyakhirty.
Baca Juga: Toto Nugroho, Dirut Perusahaan Baterai Nasional Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pertamina
Pihaknya berkomitmen mengedepankan kaidah-kaidah tata kelola perusahaan yang baik dalam kegiatan usaha, serta merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“PT IBI menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum atas kasus ini di Kejaksaan Agung,” terangnya.
Sebelumnya Kejagung mengatakan Toto Nugroho jadi tersangka dan ditahan karena melakukan dan menyetujui pengadaan impor minyak mentah dengan mengundang DMUT/Supplier yang tidak memenuhi syarat sebagai peserta lelang.
Tidak hanya itu, Toto Nugroho juga disebut menyetujui DMUT/Supplier yang bermasalah tersebut keluar sebagai pemenang lelang meskipun praktik pelaksanaan pengadaan tidak sesuai dengan prinsip dan etika pengadaan.
Dalam kasus itu Toto Nugroho ditetapkan sebagai tersangka bersama 17 orang lainnya, termasuk si Raja Minyak Muhammad Riza Chalid.
Berita Terkait
-
Sudah Dicekal Sebelum Ditetapkan Tersangka Korupsi Pertamina, Mengapa Riza Chalid Bisa di Singapura?
-
Kekayaan Riza Chalid, Raja Minyak Tersangka Kasus Korupsi Pertamina!
-
Rugikan Negara Rp285 Triliun, Ini Peran Muhammad Riza Chalid di Kasus Korupsi Pertamina
-
Profil Muhammad Riza Chalid: Keluarga, Bisnis dan Permainan Politik si Raja Minyak
-
Masih Lolos Saja, Muhammad Riza Chalid Kabur ke Singapura Usai Dikeker Kejagung
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus