Suara.com - PT Asuransi BRI Life (“BRI Life”) meraih penghargaan pada ajang Insurance Asia Awards 2025 dalam kategori “Digital Insurance Initiative of the Year in Life Insurance for Collaborative Digital Platform and Digital Document Management System” mewakili Indonesia.
Penghargaan ini tentunya, semakin memperkuat posisi BRI Life sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dan Asia Pasifik, serta menjadi bukti nyata komitmen BRI Life dalam menghadirkan inovasi digital demi pelayanan yang unggul dan berkelanjutan.
Penghargaan yang diraih BRI Life ini merupakan hasil dari inisiatif strategis dan upaya transformasi digital, yang memberikan dampak nyata bagi nasabah.
Inisiatif tersebut mencakup pengembangan platform kolaboratif, serta peningkatan sistem manajemen dokumen digital yang diimplementasikan BRI Life bersama induk perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) dan grup perusahaan lainnya.
Adapun, dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapore pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu, penghargaan tersebut diterima oleh Nanny Noerdin, selaku Division Head Bancassurance Strategy BRI Life, mewakili Jajaran Direksi.
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto secara terpisah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti komitmen BRI Life dalam merevolusi industri asuransi melalui inovasi dan solusi berbasis teknologi.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi segenap insan BRI Life, untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui integrasi digital, khususnya melalui aplikasi super apps BRImo yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, untuk mengakses produk Acci Care dan Life Care secara cepat dan aman.
“BRI Life terus berupaya meningkatkan kinerja korporasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan nasabah, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat global. Penghargaan ini menjadi salah satu cerminan bahwa BRI Life mampu menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka, baik di dalam negeri dan Asia,” kata Aris.
“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BRI Life serta dukungan berkelanjutan dari para stakeholders. Ke depan, sinergi dan komitmen ini akan terus kami tingkatkan demi memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” imbuhnya.
Baca Juga: OJK Peringatkan, Ada 6 Perusahaan Asuransi Bermasalah yang Sedang Diawasi di Indonesia
Insurance Asia Awards merupakan salah satu ajang penghargaan bergengsi di kawasan Asia Pasifik, yang memberikan apresiasi kepada perusahaan asuransi atas pencapaian luar biasa, dalam inovasi produk, peningkatan standar layanan, dan transformasi digital.
Penghargaan ini memberikan apresiasi pada inisiatif-inisiatif yang memberikan dampak positif kepada nasabah, termasuk pengembangan platform kolaboratif serta sistem manajemen dokumen digital, yang turut mendorong pertumbuhan signifikan bagi kinerja perusahaan.
Menurut Aris, transformasi digital yang dilakukan BRI Life juga sejalan dengan visi perusahaan, dalam memperluas inklusi keuangan dan memberikan akses asuransi yang lebih luas dan merata kepada masyarakat.
“Melalui aplikasi dan layanan digital dari BRI Life, nasabah semakin dimudahkan dalam mengakses informasi polis, melakukan klaim, serta membayar premi secara online. Semua proses dapat dilakukan dengan efisien, aman dan praktis, sehingga memberikan pengalaman layanan yang lebih baik,” tutup Aris.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM