Suara.com - Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) saat ini masih menarik perhatian investor. Bahkan, kekinian, emiten Bursa Aset Kripto terus melanjutkan tren penguatan.
Senior Investment Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, menilai suatu saham yang diminati para investor memang akan berpotensi menembus batas atas atau Auto Rejection Atas (ARA).
"Sebenarnya valuasi yang menarik ini membuat harga sahamnya relatifly menyebabkan terjadinya ARA," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Senin (14/7/2025).
Namun, Nafan mengingatkan, investor adanya aksi ambil untung atau profit taking, jika sahamnya terus melonjak. Akan tetapi, aksi itu sangat wajar terjadi di pasar modal.
Justru, bilangnya, dengan aksi tersebut, permintaan investor akan meningkat, di mana para investor membeli saham di tengah harga saham tengah turun. Otomatis, harga sahamnya akan ikut terkerek naik.
"Jika terdepresiasi ini juga akan menciptakan demand akan menciptakan demand bagi misalnya para pelaku investor untuk katakanlah buy on deep dengan tentunya mencermati prospek fundamental yang bagus, otomatis harga saham juga akan naik," ucapnya.
Nafan menambahkan, jika memang pola ini terus-menerus setelah IPO COIN, maka bisa terjadi pola uptrend, di mana saham yang meningkat secara konsisten.
"Kalau trend-nya terbentuk, misalnya dari proses pasca IPO membentuk higher high baru, nah ini otomatis ada harapan terjadinya pola uptrend yang tercipta daripada pergerakan harga saham tersebut," ucap dia.
Berdasarkan data RTI, pada perdagangan hari ini, Saham COIN tercatat naik 24,59 persen menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) atau naik 60 poin menjadi Rp 304 per lembar Saham. Level saham ini telah melonjak drastis dibandingkan level saat IPO yang sebesar Rp 135 per lembar saham.
Baca Juga: Saham COIN Terus Melonjak, Analis Beberkan Prospek ke Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja