Suara.com - Peruri secara resmi menandatangani Perjanjian Penugasan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Perjanjian ini merupakan payung hukum untuk penyelenggaraan aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Prioritas, sebuah inisiatif ambisius untuk mewujudkan layanan administrasi pemerintahan di bidang aparatur negara yang terintegrasi penuh dengan layanan dasar kepegawaian.
Penandatanganan penting ini dilakukan oleh Direktur Digital Business Peruri Farah Fitria Rahmayanti dan Pejabat Pembuat Komitmen Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja, menandai dimulainya kolaborasi strategis antara dua entitas penting pemerintah ini.
Aplikasi SPBE Prioritas dirancang khusus untuk menyederhanakan berbagai proses layanan administrasi aparatur sipil negara (ASN). Dengan pendekatan digital yang komprehensif, layanan tersebut kini dapat berjalan lebih cepat, lebih mudah ditelusuri, dan yang terpenting, langsung terhubung dengan sistem informasi ASN nasional. Transformasi ini diharapkan mampu mendorong efisiensi yang signifikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.
Inisiatif ini bukan sekadar proyek teknologi biasa, melainkan langkah krusial dalam menciptakan birokrasi yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Ini sejalan sepenuhnya dengan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.
Farah Fitria Rahmayanti, Direktur Digital Business Peruri, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan amanah besar yang akan dijalankan dengan penuh komitmen. Sebagai pihak yang ditunjuk sebagai GovTech Indonesia, Peruri mengemban tugas berat.
“Selaku pihak yang ditunjuk sebagai GovTech Indonesia, Peruri hadir untuk mendukung digitalisasi layanan publik pemerintah melalui solusi yang aman, andal, dan terintegrasi,” ujar Farah, Selasa (22/7/2025).
Di sisi lain, Aba Subagja, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, menyoroti tujuan akhir dari upaya kolaborasi ini. “Semua upaya ini memiliki satu tujuan yakni memberikan dampak nyata bagi kemajuan ASN di Indonesia dan mendorong pertumbuhan transformasi digital secara berkelanjutan,” tuturnya.
Kolaborasi antara Peruri dan Kementerian PANRB ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung agenda reformasi birokrasi nasional yang ambisius. Tak hanya memperkuat fondasi digital di sektor aparatur negara, kerja sama ini juga berkontribusi terhadap visi besar Indonesia menuju pemerintahan digital yang terpadu, tepat guna, dan berkelas dunia.
Baca Juga: Mandiri Taspen Perkuat Nilai Sosial Lewat Program Bedah Rumah Pensiunan ASN
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Waspada Marak Penipuan Whatsapp Jelang Lebaran, Ini Cara Mengantisipasinya
-
Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?
-
Sengkarut Tarif "Ilegal" Trump: Pemerintah AS Ogah Kembalikan Dana Impor Rp2.040 Triliun
-
Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak
-
Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax