Suara.com - Paramount Land telah mengembangkan Gading Serpong sebagai kota mandiri dengan konsep onestop living. Saat ini, Gading Serpong telah dihuni oleh lebih dari 120.000 penduduk (di luar komuter harian), memiliki lebih dari 40 klaster aktif, boulevard utama yang dilintasi hingga 15.000 kendaraan per jam.
Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menjelaskan, Gading Serpong kini telah berkembang menjadi pusat ekonomi (economic hub) yang berkontribusi terhadap pertumbuhan kawasan Tangerang Raya hingga Jabodetabek.
"Aktivitas bisnis tidak lagi terpusat di satu titik, tetapi menyebar secara merata. Salah satu contohnya adalah sisi selatan Gading Serpong yang kini dikenal sebagai 'The Most Vibrant Commercial Area in Gading Serpong'. Pengunjung akan menemukan suasana yang dinamis dan hidup, mulai dari Pisa Grande, Sorrento, kawasan Maggiore, Manhattan District, Hampton, hingga Aniva yang sejak awal peluncuran telah menjadi primadona." kata Chrissandy, Rabu (23/7/2025).
Kawasan Aniva sendiri mulai dikembangkan sejak tahun 2021 melalui peluncuran Aniva Junction. Disusul oleh Aniva Grande, yang langsung habis terjual, termasuk tahap 2 yang laris di tahun yang sama.
Kawasan Aniva telah sepenuhnya hidup dan menjadi pusat aktivitas bisnis dan kuliner yang sangat vibrant.
Chrissandy mengatakan, Kawasan Aniva kini menjadi salah satu area komersial terfavorit di Gading Serpong yang sangat diminati konsumen, pelaku bisnis, maupun investor.
"Untuk menjawab tingginya permintaan, Paramount Land akan segera meluncurkan produk komersial terbaru di Aniva dengan konsep yang menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Kawasan ini memiliki unique selling point yang tidak dimiliki area komersial lainnya berlokasi di gerbang utama koridor Aniva, dengan visibilitas terbaik dari berbagai sisi, diapit oleh dua jalan tembus Gading Serpong–BSD, dan terhubung langsung ke Pasadena Central District serta pengembangan lainnya.” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?