Suara.com - Profil Richard Garcia, WNA di Bali yang ajak turis hindari pajak Indonesia sedang jadi sorotan. Lewat unggahannya, Richard memaparkan sejumlah cara menghindari pajak yang mengundang perdebatan publik.
Unggahannya memicu perhatian warganet, khususnya di platform X karena berpotensi melanggar aturan perpajakan di Indonesia.
Salah satu pemilik akun X membagikan tangkapan layar konten Instagram Richard Garcia terkait ajakan untuk menghindari pajak. Dalam cuitannya, warganet tidak lupa menandai akun resmi Ditjen Pajak Indonesia.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Richard Garcia, dan apa potensi pelanggaran hukum yang dihadapinya? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Profil Richard Garcia
Berdasarkan unggahannya di media sosial, Richard Garcia merupakan warga negara Amerika Serikat yang lahir dan besar di Miami.
Kariernya dimulai di bidang finansial sebagai trader di Merrill Lynch Private Wealth, dan ia juga memiliki pengalaman di dunia properti, meski sempat mengalami kerugian.
Kariernya berlanjut ke bidang teknologi, dengan pengalaman di perusahaan besar dunia seperti Citrix, Tesla, Google, dan Facebook, terutama dalam pengembangan AI serta aplikasi properti.
Baca Juga: Viral Video 13 Menit Diduga Libatkan Selebgram Izza Blunder, Benarkah Itu Dirinya?
Sekitar empat tahun yang lalu, Richard bersama keluarganya memilih untuk tinggal dan menetap di Bali.
Aktivitasnya di Bali mencakup pengelolaan bisnis perangkat lunak untuk properti dan investasi di sejumlah bidang properti.
Richard mengklaim bahwa penghasilan pasif dari bisnis dan investasi tersebut memungkinkan keluarganya menjalani gaya hidup mewah tanpa perlu membayar pajak penghasilan di Indonesia.
Ajakan untuk Menghindari Pajak
Richard kerap mengunggah strategi keuangan dan perpajakan yang menuai kontroversi di media sosial.
Ia membeberkan sejumlah metode yang dipakai keluarganya untuk menjalani hidup tanpa membayar pajak, di antaranya:
- Mendapatkan penghasilan melalui perusahaan berbadan hukum LLC (Limited Liability Company) yang terdaftar di Delaware, AS
- Mengirim faktur dari perusahaan yang berlokasi di Bahama
- Membuat kontrak kerja dengan perusahaan yang berbasis di Bahama
- Menjadikan wilayah bebas pajak seperti Bali dan Dubai sebagai tempat tinggal untuk menghindari beban pajak
- Mengajukan pengecualian pajak lewat Foreign Earned Income Exclusion (FEIE) dan Foreign Tax Credit (FTC)
Menurut Richard, metode-metode tersebut memungkinkan dia dan keluarganya menikmati standar hidup tinggi tanpa perlu membayar pajak penghasilan di Indonesia maupun di negara asal.
Berita Terkait
-
5 Fakta Dokter THT Lulusan UI dan Singapura Tinggal di Kolong Jembatan Demak, Kehilangan Anak-Istri!
-
Striker Keturunan Belanda Latihan bersama Bali United, Berharap Direkrut
-
Nenek 93 Tahun di Bali Dituntut 1 Bulan 4 Hari Penjara Karena Terlibat Pemalsuan Silsilah Keluarga
-
CEK FAKTA: Biaya Tilang Disebut Naik, Kabarnya Viral di X
-
Pesona Ethan Kohler Bikin Kagum Dirtek Klub Jerman, PSSI Gak Mau Naturalisasi?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
IHSG Kembali Tertekan, Sesi I Turun ke Level 7.039
-
Prabowo: Indonesia Harus Hidup Sesuai Kemampuan, Defisit Fiskal Tetap Dijaga
-
OJK Tegaskan Debitur Bank Tak Kebal Hukum, Pelaku Manipulasi Kredit Dipenjara
-
Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2
-
7 Agenda Utama RUPST BRI, Dirut Beri Bocoran Dividen Bakal lebih Tinggi
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Klaim Mendag Busan: Pedagang Mudik, Harga Pangan Tetap Adem di Pasar Rawasari
-
BBRI Lagi Diskon Gede-gedean, Intip Target Harga Sahamnya
-
Waspada! Utang RI Tembus Rp7.368 Triliun
-
Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!