Suara.com - Emiten perdagangan gas alam, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS), membidik pendapatan Rp 150 Miliar dari fasilitas fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) Station di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas itu baru diresmikan untuk memperkuat pasokan energi bersih dan mendukung pertumbuhan industri di kawasan timur Pulau Jawa.
Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, menyampaikan bahwa pembangunan CNG Station Gresik adalah bagian dari strategi ekspansi CGAS dalam memperluas portofolio energi bersih.
"CGAS berkomitmen menjadi penyedia energi yang andal dan berkelanjutan. Kehadiran fasilitas ini bukan hanya menjawab kebutuhan energi industri yang terus meningkat, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih di Indonesia," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip, Rabu (30/7/2025).
CNG Station Gresik memiliki kapasitas sebesar 2,2 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), atau sekitar 20 juta meter kubik gas per tahun.
Selain berdampak terhadap kinerja keuangan grup, keberadaan stasiun ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar area operasional.
Andika menambahkan, keberadaan fasilitas ini akan memperkuat kerja sama dengan Petrogas Jatim Utama, BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam mengembangkan infrastruktur gas alam.
CNG Station Gresik juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing industri lokal dengan pasokan energi yang stabil dan ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari rencana ekspansi lanjutan, CGAS juga akan meresmikan CNG Station di Majalengka dan Grobogan dalam waktu dekat. Selain itu, perusahaan akan memulai proyek pembangunan LNG Station di Karawang, Jawa Barat.
Dengan proyeksi pertumbuhan konsumsi gas nasional sebesar 4–5 persen per tahun dalam lima tahun ke depan, CGAS optimistis proyek ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas jangkauan layanan ke Gresik, Surabaya, dan kawasan sekitarnya.
Baca Juga: Laba Bersih Jasa Marga Susut 20 Persen Jadi Rp 1,87 Triliun di Semester I-2025
"CGAS akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem energi terintegrasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan," pungkas Andika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI
-
Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram
-
Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei
-
Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900
-
Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian
-
Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen
-
IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI
-
MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan
-
Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris