Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan sosial dengan menyalurkan satu unit ambulans.
Bantuan ini diserahkan kepada Yayasan Profesional Afisi Sabri sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Acara penyerahan yang berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025, disambut dengan haru oleh Ketua Yayasan, Afisi Sabri.
Afisi Sabri mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. "Kami tidak pernah menyangka akan memiliki ambulans sendiri. Ini bukan hanya kendaraan, tapi simbol harapan dan kepedulian,” ujarnya.
Bantuan ini diharapkan dapat menjadi "penyambung nyawa" bagi banyak warga yang membutuhkan layanan medis darurat.
Ambulans untuk Layanan Kesehatan Gratis dan Akses Cepat bagi Masyarakat
Ambulans yang diterima oleh Yayasan Profesional Afisi Sabri akan digunakan untuk menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Dengan adanya ambulans ini, diharapkan akses layanan kesehatan yang cepat dan layak dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.
Afisi Sabri menjelaskan bahwa untuk operasionalnya, yayasan akan berkolaborasi dengan puskesmas setempat, namun tetap berada di bawah pengawasan yayasan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ambulans dapat berfungsi secara optimal dan tepat sasaran.
Baca Juga: Nyala di Tribun! Nama dan Kisah Suporter 18 Klub BRI Super League 2025
Dian Kesuma Wardhana, Regional CEO BRI Pekanbaru, menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kontribusi BRI terhadap kesejahteraan sosial.
"Melalui program TJSL, kami ingin terus memberikan dampak positif. Nilai perusahaan bukan hanya dinilai dari keuntungan, tapi dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Dian.
Bantuan ambulans ini menjadi salah satu dari sekian banyak inisiatif sosial yang terus didorong oleh BRI di berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat.
Berita Terkait
-
Bali United Siap Tempur di BRI Super League, Thijmen Goppel Bidik Gol dan Assist
-
Eks Intelijen Sebut AdaRapat Gelap Kepada Prabowo, Mulai Pekanbaru, Bali Hingga Ambon
-
Prediksi Borneo FC vs Bhayangkara FC: Laga Pembuka Super League yang Sarat Gengsi
-
Biaya Administrasi BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, dan BTN: Update Agustus 2025
-
BRI Super League: Kiper Asing Persijap Jepara Bocorkan Kunci Cepat Adaptasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI