Suara.com - PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan terpilihnya Pegadaian sebagai penerima apresiasi pada ajang Service Quality Award & Pre Harpelnas 2025, yang digelar di Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).
Penghargaan yang diterima langsung oleh Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti ini, menjadi pengakuan atas komitmen Pegadaian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, sejalan dengan perannya sebagai perusahaan keuangan non-bank tertua dan tepercaya di Indonesia.
Dalam sambutannya, Selfie menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia menekankan bahwa Pegadaian, yang telah melayani masyarakat selama lebih dari satu abad, terus bertransformasi dari layanan gadai tradisional menjadi mitra keuangan inklusif bagi jutaan masyarakat.
"Pegadaian telah melayani nasabah lebih dari 124 tahun dan merupakan perusahaan keuangan non-bank tertua di Indonesia. Kami telah berkembang dari layanan gadai tradisional menjadi mitra keuangan inklusif bagi jutaan masyarakat," ujar Selfie.
"Berdasarkan survei pada akhir 2024, Customer Satisfaction Index (CSI) Pegadaian rata-rata mencapai 92,38% dan Net Promoter Score (NPS) di atas 70, yang merupakan bukti tingginya loyalitas dari pelanggan kami.", ungkap Selfie.
Pegadaian saat ini telah melayani lebih dari 20 juta pelanggan aktif di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan transaksi digital yang mencapai 35%. Pertumbuhan ini didorong oleh inovasi dan layanan yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
"Aplikasi Pegadaian Digital telah menjadi game changer, mengubah perilaku pelanggan dan memungkinkan mereka melakukan berbagai transaksi secara real time—mulai dari nabung emas, cicil emas, hingga pembiayaan—tanpa harus ke cabang," tambah Selfie. Fitur Omnichannel yang mengintegrasikan layanan digital dan fisik juga berhasil meningkatkan kepuasan pelanggan di segmen digital hingga 25% dengan ulasan yang sangat positif.
Selain itu, diversifikasi produk juga menjadi faktor penting. Tabungan Emas Pegadaian, yang memungkinkan nasabah menabung emas mulai dari 0,01 gram, telah menarik lebih dari 5 juta nasabah baru sejak tahun 2023, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z. Peningkatan kepercayaan pelanggan juga terlihat dari layanan Bank Emas yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo pada Februari lalu.
Layanan ini menunjukkan kinerja yang semakin meningkat dengan total kelolaan emas saat ini mencapai lebih dari 22 ton.
Baca Juga: Pegadaian Ajak Masyarakat Raih Merdeka Finansial dengan Transaksi di Aplikasi Digital Pegadaian
"Kami juga baru saja mendapatkan 8 penghargaan di Best Indonesian Contact Center 2024, International Innovation Awards 2024, dan Innovative Future Finance Awards 2025. Ini adalah bukti bahwa komitmen kami pada layanan prima telah diakui," pungkasnya.
Pegadaian berkomitmen untuk mengedepankan pelanggan akan selalu menjadi fokus utama Pegadaian.
Dengan terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan, Pegadaian bertekad untuk terus menjadi mitra keuangan tepercaya dan berkontribusi dalam mewujudkan visi #MengEMASkanIndonesia. ***
Berita Terkait
-
Investasi Aman, Pegadaian Mudahkan Masyarakat Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Tabungan Emas
-
Peluang Emas! Pegadaian Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1/S2, Batas Waktu 31 Agustus 2025
-
Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025
-
Pegadaian Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025, Peduli Generasi Emas
-
PMO Pegadaian Raih Kemenangan di Tingkat Global: Raih Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah
-
IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok
-
Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini