Bisnis / Properti
Sabtu, 06 September 2025 | 22:09 WIB
bahan bangunan tahan api (Unsplash.com/Daniel Tausis)

Karena sifatnya ringan, bata ringan mempercepat proses pembangunan, dan juga memiliki isolasi termal baik.

Kombinasi bata ringan dan pelapis gypsum tahan api dapat meningkatkan ketahanan terhadap penyebaran api antar ruangan.

3. Bata Merah Press (Dinding)

Bata merah press adalah peningkatan dari bata merah tradisional, lebih padat dan memiliki ketahanan terhadap api lebih baik.

Harganya terjangkau dan sering digunakan untuk dinding eksterior. Kombinasi terbaik adalah dengan plester semen dan lapisan cat tahan api atau semen khusus untuk memperkuat daya tahan.

Struktur bata merah press memberikan kestabilan mekanik yang baik saat terjadi panas tinggi, dan ketika dipasang dengan pola yang rapat, dapat memperlambat penetrasi api.

4. Gypsum Tahan Api (Plafon & Sekat Ruangan)

Gypsum tahan api adalah papan gypsum dengan lapisan tambahan seperti kaca dan bahan tahan api yang disertakan dalam inti.

Harganya lebih tinggi dari gypsum biasa, namun sangat cocok untuk plafon dan sekat ruangan karena ringan dan mudah dipasang.

Baca Juga: 5 Tanaman Pengusir Cicak di Rumah, Aman dan Mudah Ditanam!

Anda dapat memasang gypsum tahan api di atas rangka besi hollow atau alumunium, dan kemudian dicat atau diberi lapisan finishing lain sesuai estetika.

Ini sangat berguna untuk menghindari ranjau api di area langit-langit atau ruangan berstrip tinggi.

5. Baja Ringan (Rangka Atap)

Konstruksi Baja Ringan.

Baja ringan adalah pilihan struktur atap yang tahan terhadap api, tidak mudah terbakar, dan lebih awet daripada kayu.

Harganya lebih tinggi daripada kayu, tapi biaya jangka panjangnya lebih efisien karena tidak mudah lapuk dan tidak menyokong kebakaran.

Anda dapat memasang penutup atap seperti genteng beton atau metal, di atas rangka baja ringan. Pastikan menggunakan isolasi yang tidak mudah terbakar untuk mencegah panas menembus plafon.

6. Genteng Beton atau Logam (Atap)

Genteng beton atau logam memberikan perlindungan lebih baik terhadap api dibanding material yang mudah terbakar seperti sirap atau aspal.

Harganya bervariasi, beton sedikit lebih mahal tapi awet, logam lebih ringan dan mudah pemasangannya.

Kombinasikan genteng beton/logam dengan lapisan waterproof dan lapisan insulasi tahan api agar atap Anda tidak hanya kuat terhadap api, tetapi juga terhadap cuaca ekstrem.

7. Batu Alam (Lantai atau Lapisan Eksterior)

Batu alam seperti marmer, granit, atau andesit adalah material yang sangat tahan terhadap panas.

Harganya lebih mahal dibanding ubin keramik biasa, namun tampilannya elegan dan tahan lama. Batu alam cocok digunakan sebagai lantai atau pelapis dinding eksterior.

Sebagai lantai tahan api, batu alam tidak mudah terbakar, apabila terjadi kebakaran, lantai Anda tidak akan menjadi sumber api dan juga tahan nyala.

Menggunakan bahan bangunan tahan api di rumah Anda bukanlah hanya sekadar opsi, ini adalah langkah strategis untuk menghadapi kerawanan kebakaran di Jakarta.

Dengan mengkombinasikan beberapa bahan di atas sesuai fungsinya (dinding, atap, lantai), Anda bisa membangun hunian yang lebih aman, tahan lama, dan melindungi keluarga Anda dari bahaya kebakaran yang terus membayangi kota ini.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Load More