- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71% pada sesi pertama perdagangan hari ini, mencapai level 7.909,64.
- Kenaikan IHSG didorong oleh sektor-sektor utama, seperti Infrastruktur (naik 2,02%), Energi (naik 1,34%), dan Barang Baku (naik 1,11%).
- Saham-saham blue chip seperti BMRI, BBCA, dan TLKM menjadi motor penggerak utama penguatan indeks.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I ditutup dengan performa solid, berhasil melaju ke zona hijau dan menyentuh level psikologis 7.900.
Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (15/09/2025), IHSG ditutup di level 7.909,64, mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 55,58 poin atau 0,71%.
Pergerakan positif ini menunjukkan sinyal kuat dari pasar modal Indonesia yang kembali bergairah setelah dinamika di pekan sebelumnya.
Di sepanjang sesi pagi, pergerakan IHSG berada dalam rentang yang cukup ketat, dengan level tertinggi tercatat di 7.926,72 dan level terendah di 7.889,19.
Seiring dengan kenaikan indeks utama, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham paling likuid di Bursa Efek Indonesia juga mencatat penguatan, naik 0,43% ke level 808,23.
Aktivitas perdagangan pada sesi pertama berlangsung cukup ramai, dengan total nilai transaksi mencapai Rp8,86 triliun dan volume perdagangan sebanyak 22,09 miliar saham.
Angka-angka ini mencerminkan tingginya minat investor, baik domestik maupun asing, yang kembali masuk ke pasar.
Sektor-sektor Pendorong Kenaikan IHSG
Kenaikan IHSG pada sesi pertama ini tidak lepas dari dorongan kuat yang datang dari sejumlah sektor kunci.
Baca Juga: Purbaya Effect, Saham Bank RI Pestapora Hari Ini
Tiga sektor utama berhasil memimpin pergerakan pasar, yaitu Sektor Infrastruktur (IDXINFRA) yang melonjak 2,02%, Sektor Energi (IDXENER) naik 1,34%, dan Sektor Barang Baku (IDXBASIC) yang menguat 1,11%.
Di sektor Infrastruktur, saham-saham seperti CDIA (+9,03%), TLKM (+3,55%), dan BREN (+1,73%) menjadi motor penggerak utama.
Sementara itu, penguatan di sektor Energi didukung oleh saham-saham seperti CUAN (+2,80%), DSSA (+1,59%), dan ENRG (+5,74%).
Di sektor Barang Baku, saham-saham BRMS (+5,88%), INCO (+4,75%), dan TPIA (+0,95%) turut berkontribusi signifikan.
Namun, tidak semua sektor bergerak positif. Beberapa sektor mengalami pelemahan, seperti Sektor Kesehatan (IDXHLTH) yang turun 0,35% dan Sektor Industri (IDXINDUS) yang melemah 0,29%.
Saham-Saham Paling Aktif dan Berpengaruh
Berita Terkait
-
BEI 'Kunci' Enam Saham, Ada yang Melesat Ribuan Persen Hingga Terkena Suspensi Ketiga Kalinya!
-
IHSG Masih Menghijau di Awal Sesi Perdagangan Senin, Kembali ke Level 7.900
-
Rekomendasi Saham Hari Ini, Ada Masukan dari Analis FTSE dan Pengamat
-
Terpopuler Bisnis: Gebrakan Menkeu Bikin Bank Himbara Jadi Idola, Harga Saham Meroket!
-
IHSG Loyo Sepekan, Asing Bawa Kabur Rp 31,59 Miliar
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok
-
Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!
-
Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?
-
Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol
-
Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI
-
Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029
-
APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru
-
Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025
-
Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat