- Kemenhub Dimintai Saran oleh Pemda Jakarta untuk Atasi Macet di TB Simatupang
- Pembatasan Kendaraan dari Luar Jakarta akan Dilakukan oleh Pemda Jakarta
- Pemda Jakarta Tengah Benahi Sistem ATCS
Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ikut turun tangan untuk melancarkan arus lalu linta di sejumlah wilayah Jakarta. Salah satunya, wilayah Jalan TB Simaputang yang terkenal horor dan sering alami kemacetan panjang.
Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, menjelaskan pemerintah daerah Jakarta sudah meminta masukan dari Kemenhub untuk membatasi kendaraan yang masuk dari luar Jakarta.
"Pemda Jakarta saat ini juga meminta kita untuk memberikan pedoman merekayasa terutama yang terkait dengan bagaimana kendaraan yang akan masuk dari luar Jakarta ke Jakarta," ujarnya saat di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Menurut Yani, permintaan Pemda Jakarta dalam membatasi kendaraan dari luar Jakarta, setelah adanya rute transportasi TransJakarta ke luar Jakarta.
Adapun, sejumlah rute TransJakarta baru ke arah Bekasi, Depok, Tangerang, hingga Bogor telah tersedia. Dari Bekasi, misalnya, warga bisa memanfaatkan rute B11 Sumarecon Bekasi–Cawang dan B21 Bekasi Timur–Cawang.
Sementara dari Depok tersedia rute D11 Depok–Cawang Sentral via Cibubur. Untuk masyarakat Tangerang dan sekitarnya, ada rute S11 BSD Serpong–Jelambar dan S61 Alam Sutera–Blok M. Bahkan, bagi warga Bogor, TransJakarta membuka rute P11 Blok M–Bogor.
Selain rute utama tersebut, TransJakarta juga menghadirkan layanan RoyalTrans dari kawasan perumahan seperti BSD, Bintaro, Cinere, Pondok Cabe, hingga Jatijajar. Bus ini langsung terhubung ke Stasiun MRT Fatmawati.
"Nah ini terkait dengan program gubernur misalnya sekarang Angkutan Umum Transjakarta sudah mencapai beberapa lokasi di luar dari Jakarta tersebut. Sehingga pedoman-pedoman yang terkait pembatasan terhadap kendaraan yang masuk ke Jakarta mereka juga meminta masukan dari kita," ucapnya.
"Di samping Bapak-Ibu sekalian beberapa simpul-simpul integrasi akan dikembangkan oleh teman-teman DKI mulai dari nanti di lebak bulus dengan MRT, kemudian di Dukuh Atas juga termasuk di situ itu akan dikembangkan lagi dan tentunya ini harus didukung oleh teman-teman dari Direkturat Integrasi," sambung Yani.
Baca Juga: Ngeri! 33 Persen Bus Pariwisata Tak Layak Jalan, Kemenhub Temukan Pemalsuan KIR
Dia menambahkan, Kemenhub dengan Pemda Jakarta juga tengah membenahi sistem layanan lalu lintas seperti mengatur waktu sinyal di persimpangan atau Air Traffic Control System (ATCS).
"<emang berapa dalam kondisi kemarin yang hujan sangat lebat itu ya, kondisi Jakarta macetnya minta ampun. Nah memang saat ini beberapa kegiatan pemda DKI khususnya yang terkait dengan perbaikan sistem layanan ATCS-nya itu juga sebetulnya sudah berkoordinasi dengan kita," imbuhnya.
Strategi Pemda Jakarta
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum mulai melakukan uji coba penggunaan jalur tambahan di Gerbang Tol Fatmawati 2 hari ini, Senin (15/9).
Langkah ini ditempuh untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Stasiun MRT Fatmawati dan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan kalau mulai sore nanti satu lajur paling kiri di Gerbang Tol Fatmawati 2 resmi dibuka untuk kendaraan dari arah Jalan Fatmawati menuju Lebak Bulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara