-
PLN IP mulai bangun PLTS Terapung Saguling 60 MWac di Jawa Barat
-
Proyek ini dukung target Net Zero Emission dan ketahanan energi lokal
-
PLTS Terapung Saguling mampu suplai listrik 50.000 rumah tangga setahun
Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) bersama Indo ACWA Tenaga Saguling resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Saguling berkapasitas 60 MWac di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (25/9/2025).
Proyek strategis ini menjadi salah satu langkah penting menuju ketahanan energi daerah sekaligus mendukung target nasional Net Zero Emission 2060.
PLTS terapung ini diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 130 GWh listrik per tahun cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50.000 rumah tangga, serta mengurangi emisi karbon hingga 104.000 ton karbon dioksida per tahun.
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menegaskan, proyek ini menjadi bukti nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam mempercepat transisi energi nasional.
"Kami memastikan bahwa pelaksanaan proyek ini mengedepankan keberlanjutan, efisiensi, dan partisipasi aktif masyarakat lokal," ujarnys seperti dikutip, Senin (6/10/2025)..
Waduk Saguling dipilih karena memiliki karakteristik perairan yang stabil dan luas, dengan pemanfaatan area waduk kurang dari 5 persen dari total permukaan.
Dengan demikian, fungsi utama waduk sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan irigasi tetap terjaga.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini mengikuti standar internasional melalui penerapan Environmental and Social Management System (ESMS).
Teknologi floating PV juga menawarkan keunggulan tambahan, seperti pengurangan penguapan air dan peningkatan efisiensi panel surya akibat suhu permukaan air yang lebih rendah.
Baca Juga: Ekonom Sarankan Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik Lagi Demi Daya Beli
Selain itu, PLTS Terapung Saguling juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi lokal.
Dalam kondisi darurat seperti pemadaman, pembangkit ini dapat menjadi sumber listrik cadangan, memperkuat sistem kelistrikan di Bandung Barat dan wilayah sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari