-
IHSG menguat 0,42 persen didorong sinyal dovish The Fed
-
Kabar rencana perdamaian Israel-Hamas turut pengaruhi sentimen pasar
-
Penjualan ritel Indonesia melambat, namun daya beli masih terjaga
Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama, Kamis 9 Oktober 2025 masih menguat ke level 8.199 atau naik 0,42 persen.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset hariannya, penguatan ditopang karena investor merespon rilis risalah rapat The Fed Amerika Serikat (AS) yang memberikan gambaran sejumlah pejabat The Fed keinginan untuk dapat menurunkan tingkat suku bunga di tahun ini.
"Selanjutnya pasar beraksi positif pasca rencana perdamain fase pertama antara Israel dan Hamas. Presiden Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati fase pertama rencana perdamaian," Tulis Pilarmas Investindo Sekuritas.
Sementara dari dalam negeri, IHSG terdorong dari data-data ekonomi Indonesia, terutama Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penjualan ritel atau Indeks Penjualan Riil (IPR) bulan Agustus 2025 tumbuh sebesar 3,5 persen secara tahunan atau melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,7 persen.
Meskipun mengalami perlambatan namun demikian memberikan indikasi masih terjaganya aktivitas produksi dan daya beli masyarakat.
"Hal ini tentunya tidak terlepas upaya dan langkah-langkah stimulus yang diberikan pemerintah yang berkelanjutan untuk menjaga daya beli rumah tangga," tulis Pilarmas Investindo.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar ERTX, HALO, FOLK, CITA, COCO. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar UANG, MLPT, IPTV, PUDP, BLUE.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026