- Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2025 sering terkendala bukan karena anggaran pusat, melainkan masalah validasi di Info GTK.
- Segera cek status TPG Anda dan pahami 6 kode kunci yang menunjukkan masalah data, mulai dari beban mengajar hingga rekening bank.
- Perbaikan data harus dilakukan cepat agar tunjangan tidak tertunda.
Suara.com - Isu mengenai pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG) pada tahun 2025 kembali menjadi perhatian para pendidik lantaran seringnya terjadi keterlambatan dana.
Masalah utama dari penundaan ini ternyata bukan pada ketersediaan anggaran dari pusat, melainkan lebih disebabkan oleh ketidakvalidan data guru dalam sistem Info GTK, platform verifikasi data yang menjadi dasar pengeluaran TPG.
Jika data guru belum valid atau tidak sinkron dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), maka proses pencairan, meskipun anggaran telah siap, akan tertunda.
Data krusial yang harus akurat mencakup beban mengajar, status sertifikasi, data rekening, linieritas mata pelajaran, hingga status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).
6 Kode Kunci yang Menghambat Pencairan TPG
Guru wajib memahami kode status yang muncul di Info GTK. Kode 08 adalah satu-satunya indikator positif yang menandakan data valid dan TPG siap untuk dicairkan. Status selain kode 08 mengindikasikan adanya masalah data yang harus segera diatasi.
Berikut adalah 6 kode yang sering muncul dan menghambat proses pencairan tunjangan:
Kode Status
01 Kompetensi tidak linier; guru mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan sertifikasi pendidik yang dimiliki.
02 Beban mengajar tidak memenuhi syarat; kekurangan jumlah jam mengajar yang telah ditetapkan.
04 Sertifikat pendidik belum valid atau Nomor Registrasi Guru (NRG) belum diterbitkan oleh pihak berwenang.
13 Terdapat masalah pada data rekening, seperti rekening tidak aktif atau informasi nomor rekening yang tercatat salah.
16 SKTP belum diusulkan; proses menunggu operator sekolah atau dinas pendidikan untuk mengajukan usulan SKTP.
Guru yang mendapati kode status di Info GTK selain 08 harus segera berkoordinasi dengan operator sekolah atau dinas pendidikan setempat.
Baca Juga: Guru Besar UI Soal Pertemuan JokowiAbu Bakar Baasyir: Tak Masalah, Tapi Harus Dipantau BNPT
Proses perbaikan dan verifikasi ulang data ini dapat memakan waktu antara 7 hingga 21 hari kerja, tergantung kompleksitas masalah dan beban kerja sistem.
Pengecekan Rutin Kunci Keberhasilan Cair Tepat Waktu
Penting untuk diingat bahwa pencairan dana tidak terjadi seketika setelah data dinyatakan valid. Setelah SKTP diterbitkan, masih ada proses administratif dan transfer dana dari pusat ke pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota), dan barulah kemudian dana ditransfer ke rekening guru.
Oleh karena itu, tindakan antisipatif dan pengecekan data secara berkala menjadi sangat penting.
Menunggu hingga mendekati tanggal pencairan untuk mengecek Info GTK sering kali sudah terlambat dan berisiko menyebabkan guru terlewat giliran pencairan pada periode tersebut. Keakuratan data di Info GTK adalah kunci utama TPG cair tepat waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor