- Rosan Roeslani menerima kunjungan Wakil Ketua DPR Dasco dan Mensesneg Prasetyo Hadi Wisma Danantara.
- Menteri Keuangan membahas pembiayaan Koperasi Merah Putih bersama BPI Danantara.
- Seluruh pertemuan berfokus pada penguatan investasi strategis nasional.
Suara.com - Suasana di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025) tampak lebih sibuk dari biasanya. Kantor pusat yang dipimpin oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, ini menjadi titik pertemuan strategis bagi sejumlah pejabat tinggi negara dari lingkaran eksekutif dan legislatif.
Dalam satu hari, dua pertemuan penting digelar, mengisyaratkan adanya pembahasan serius mengenai arah kebijakan ekonomi dan proyek investasi strategis nasional.
Momen ini pertama kali terungkap melalui unggahan media sosial Rosan Roeslani.
Pengusaha yang juga memiliki jaringan luas di kancah internasional tersebut membagikan foto kebersamaannya dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Kunjungan dua tokoh sentral dalam pemerintahan dan parlemen itu berlangsung dalam suasana yang digambarkan akrab dan produktif.
Dalam keterangannya, Rosan mengapresiasi kehadiran keduanya dan menyinggung isi perbincangan mereka.
"Terima kasih Menteri Sekretaris Negara Bapak Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI Bapak Sufmi Dasco Ahmad, atas kunjungannya ke Danantara," kata Rosan dikutip dari Instagram resminya, Rabu, (15/10/2025).
Rosan menegaskan, diskusi tersebut berfokus pada penguatan investasi nasional dan arah kebijakan ke depan.
Sinergi antara pemerintah, parlemen, dan dunia usaha menjadi kunci utama, di mana komunikasi terbuka dan semangat kolaborasi positif menjadi landasan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Bos Danantara Klaim Hemat Rp 8,3 Triliun Setelah Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Pertemuan ini sinyal kuat bahwa pemerintah dan legislatif tengah proaktif menggandeng sektor swasta untuk menjaga stabilitas dan iklim investasi di tengah tantangan global.
Fokus Pembiayaan Koperasi Merah Putih
Seolah melengkapi agenda penting hari itu, pada waktu yang bersamaan, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa juga terpantau hadir di Wisma Danantara.
Kehadiran Purbaya adalah untuk memimpin rapat tertutup dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Fokus utama rapat tersebut ternyata adalah pembahasan rinci mengenai skema pembiayaan untuk proyek "Koperasi Merah Putih".
Proyek ini tampaknya menjadi salah satu prioritas pemerintah yang memerlukan koordinasi lintas sektor, terutama dari sisi pendanaan yang melibatkan otoritas fiskal dan lembaga investasi.
Berita Terkait
-
Bos Danantara Klaim Hemat Rp 8,3 Triliun Setelah Hapus Tantiem Komisaris BUMN
-
Curhat Pilu Prabowo soal Timnas Indonesia: Minta Erick Thohir Fokus ke 2 Ajang Bergengsi Ini
-
Belum Ada Opsi, Bos Danantara Bingung Utang Kereta Cepat Jadi Polemik
-
DJKI Kemenkum Permudah Pendaftaran Merek Kolektif untuk Koperasi Merah Putih
-
Dasco Ungkap Suka Duka Reses Anggota DPR, Nanti Bisa Dipantau Langsung Lewat Aplikasi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
OJK Serahkan Pelaku Saham Gorengan di Pasar Modal, Ini Sosoknya
-
Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai
-
Promo Indomaret Gebyar Diskon Tahun Baru, Semua Murah Hingga 21 Januari 2026
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!
-
BRI Peduli Korban Bencana, Komitmen Dukung Percepatan Pemulihan via Aksi Nyata
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026