-
Jamkrindo terapkan prinsip ESG perkuat daya saing dan ketahanan bisnis.
-
Jamkrindo kerja sama BPDLH tingkatkan akses pembiayaan UMKM hijau.
-
BUMN ini juga terapkan konsep perkantoran ramah lingkungan, raih penghargaan ESG.
Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mulai menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam seluruh lini bisnis perusahaan. Melalui strategi yang terintegrasi, BUMN penjaminan kredit itu berupaya menciptakan operasional yang berkelanjutan, efisien, serta berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan bahwa penerapan ESG bukan sekadar kewajiban moral, tetapi strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing dan ketahanan bisnis perusahaan.
"Jamkrindo percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab moral, tetapi juga sebagai upaya strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan," ujarnya seperti dikutip, Jumat (17/10/2025).
Dalam mendukung perekonomian hijau, Jamkrindo telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan akses pembiayaan hijau dan produktif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Ke depan, Jamkrindo juga akan berperan aktif dalam program strategis green housing yang diinisiasi pemerintah. Langkah ini diharapkan mampu m1emperluas dampak positif penerapan ESG di sektor riil, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan, serta membuka lebih banyak peluang bagi UMKM di Indonesia,” tambah Abdul Bari.
Direktur MSDM, Umum, dan Manajemen Risiko Jamkrindo Ivan Soeparno menuturkan, penerapan ESG juga diikuti dengan transformasi dalam pengelolaan sumber daya manusia.
"Perusahaan sangat aktif dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM Jamkrindo, terutama terkait peningkatan kemampuan analisis bisnis penjaminan agar semakin adaptif, termasuk mengadopsi penjaminan ke sektor yang berkelanjutan," imbuh Ivan.
Jamkrindo juga menerapkan konsep perkantoran ramah lingkungan di seluruh unit kerja mulai dari kantor pusat, 9 kantor wilayah, 54 kantor cabang, hingga 15 Kantor Unit Pelayanan (KUP).
Baca Juga: Bos Danantara Curiga Laporan Keuangan BUMN 'Dipercantik': Akan Ada Koreksi Besar-besaran!
Inisiatif ini dilakukan melalui efisiensi energi, penghematan air, dan pengurangan limbah, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Lebih dari sekadar efisiensi, langkah ini menjadi bagian dari transformasi nilai dari sekadar penghematan menuju tanggung jawab sosial dan lingkungan. Jamkrindo memastikan bahwa setiap aktivitas operasional selaras dengan prinsip keberlanjutan yang diusung perusahaan.
Dalam bidang lingkungan, Jamkrindo menjalankan program seperti TrashforCash, penghijauan, dan pengelolaan sampah untuk mengurangi emisi karbon. Perusahaan juga memperluas inklusivitas sosial dengan memberdayakan kelompok perempuan dan penyandang disabilitas.
"Kami akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia," tegas Abdul Bari.
Atas berbagai inisiatif tersebut, Jamkrindo baru-baru ini meraih penghargaan Sustainable Operation Initiative dalam ajang ESG Now Awards 2025 yang digelar oleh Republika.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
-
Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!
-
BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal
-
Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC
-
Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228
-
Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri
-
BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah
-
Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari