Manfaat Sosial: Memberdayakan, Bukan Sekadar Memberi
Wakaf juga memiliki peran mendalam dalam pemberdayaan sosial dan kemanusiaan. Melalui aset wakaf produktif, masyarakat dhuafa mendapatkan peluang penghidupan yang lebih baik. Salah satu contohnya terlihat di Pesantren Tahfidz Green Lido di Sukabumi, yang mengembangkan pertanian wakaf sebagai sumber ekonomi pesantren sekaligus pelatihan kewirausahaan bagi santri. Di bidang kesehatan, program wakaf juga mendukung penyediaan fasilitas publik seperti RS Terpadu Bogor dan RS Mata Ahmad Wardi di Serang, keduanya beroperasi dengan model pendanaan berbasis wakaf.
Selain itu, program wakaf turut mendorong pemberdayaan perempuan dan kelompok marginal, membuka akses terhadap pelatihan dan peran produktif dalam masyarakat. Aset wakaf seperti masjid, madrasah, dan pusat komunitas juga memperkuat infrastruktur sosial, menciptakan ruang untuk belajar, berinteraksi, dan membangun solidaritas. Manfaat sosial inilah yang menjadikan wakaf sebagai “investasi keberkahan” menghasilkan dampak jangka panjang tanpa menggerus nilai pokoknya.
Wakaf adalah cara terbaik dalam memastikan kebaikan tak berhenti di masa kini. Melalui pengelolaan yang amanah dan produktif, setiap rupiah yang diwakafkan bisa tumbuh menjadi manfaat bagi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat.***
Berita Terkait
-
BRI Salurkan Dana Rp55 Triliun untuk UMKM, Perkuat Likuiditas dan Ekonomi Nasional
-
TEI 2025: Punya 7 Sertifikasi, Permen Jahe Produksi Binaan LPEI Ini Berjaya di Amerika
-
Kacang Mete Indonesia Sukses Jadi Camilan Penerbangan Internasional
-
BRIncubator BRI Dukung UMKM Batik Datik Tembus Pasar Fashion Modern
-
TEI 2025: LPEI & KemenkeuSatu Perkuat Ekspor UMKM Lewat Pameran dan Business Matching
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad