Aturan teknis yang sedang dirumuskan akan menetapkan bahwa penerima pemutihan adalah mereka yang berada di desil ekonomi 1 hingga 4.
Penggunaan DTSEN memastikan bahwa dana publik benar-benar dimanfaatkan untuk membantu segmen masyarakat yang paling membutuhkan.
4. Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 20 Triliun dalam APBN 2026
Komitmen pemerintah untuk menyukseskan pemutihan tunggakan ini dibuktikan dengan alokasi dana yang masif.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa dana sebesar Rp 20 triliun telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk mendukung program pemutihan BPJS Kesehatan ini, sesuai dengan arahan Presiden.
Alokasi dana ini menjadi jaminan bahwa program pemutihan akan berjalan secara berkelanjutan.
5. Tujuan Akhir: Peserta Miskin Dapat Kembali Aktif dan Menikmati Layanan JKN
Tujuan utama kebijakan penghapusan tunggakan ini bersifat sosial dan fundamental: memastikan peserta miskin dan tidak mampu bisa kembali aktif menikmati layanan Program JKN tanpa harus terbebani utang iuran masa lalu yang membuat status kepesertaan mereka nonaktif. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di sisi lain, juga menekankan bahwa seiring dengan pemberian bantuan ini, BPJS Kesehatan diminta untuk terus memperbaiki tata kelola dan efisiensi penggunaan anggaran, terutama dalam program-program kesehatan yang masih dinilai belum optimal.
Baca Juga: BPJS Watch Ungkap Dugaan Anggota Partai Diloloskan di Seleksi Calon Direksi dan Dewas BPJS
Meski masih menunggu regulasi final, sinyal kuat dari pemerintah ini memberikan harapan besar bagi jutaan peserta JKN yang selama ini terhalang oleh tunggakan iuran.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring