Suara.com - KB Bank mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang kuartal III 2025 dengan membukukan laba bersih Rp265 miliar, berbalik arah dari posisi rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa transformasi bisnis, efisiensi, dan peningkatan kepercayaan nasabah mulai menunjukkan hasil nyata.
Direktur Retail Banking KB Bank, Robby Mondong mengatakan saat ini lihat laba bersih Rp265 miliar hingga Q3 2025 menandakan turn around is real.
“Hasil dan disiplin risiko efisien biaya dan kepercayaan nasabah yang kembali tumbuh," kata Robby Mondong dalam public expose perseroan secara virtual, Rabu (5/11/2025).
Pertumbuhan laba ditopang oleh penyaluran kredit yang meningkat 10,83 persen (yoy) dari Rp39,99 triliun menjadi sekitar Rp44,32 triliun hingga akhir September 2025. Segmen ritel menjadi motor utama dengan lonjakan 17,32 persen (yoy) ke Rp15,32 triliun. Segmen korporasi (wholesale) tumbuh 9,92 persen ke Rp22,32 triliun, sementara UKM naik moderat 0,82 persen ke Rp6,68 triliun.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14,48 persen (yoy), dengan dana murah (CASA) melonjak 38,02 persen. Lonjakan ini menegaskan pulihnya kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat struktur pendanaan jangka panjang bank.
Bank yang berada di bawah naungan KB Financial Group (Korea Selatan) ini kini menempati posisi lebih solid menghadapi kompetisi perbankan nasional.
Dalam Public Expose Q3 2025, manajemen KB Bank menegaskan proyeksi pertumbuhan kredit 15 persen hingga akhir tahun dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 90 persen. Perusahaan juga menargetkan penurunan gross NPL dari 10 persen menjadi 9 persen di akhir 2025, dan 6–7 persen pada 2026.
Fokus utama KB Bank saat ini menjaga momentum pertumbuhan berkualitas dan memperkuat layanan digital, terutama bagi segmen nasabah muda dan penggemar budaya Korea (K-Pop).
“Kami ingin anak muda melihat KB Bank bukan hanya tempat menabung, tapi bagian dari gaya hidup finansial mereka,” pungkas Kunardy.
Baca Juga: KB Bank Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda Melalui Beasiswa Pendidikan Sepak Bola
KB Bank akan melanjutkan strategi ekspansi selektif di segmen ritel dan memperkuat ekosistem digital guna menjaga momentum pertumbuhan. ***
Kontributor: Tantri Amela Iskandar
Berita Terkait
-
KB Bank Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda Melalui Beasiswa Pendidikan Sepak Bola
-
Catat Laba Bersih Rp389 M, KB Bank Perkuat Struktur Manajemen Lewat Pengangkatan Widodo Suryadi
-
ATM Bersama Award 2025 Nobatkan KB Bank sebagai The Most Transaction Growth Issuer
-
KB Bank Resmi Ganti Nama Jadi Bank KB Indonesia, Laju Saham Langsung Beraksi
-
KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk, Tegaskan Komitmen Global
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini