-
BP-AKR pesan tambahan 100 ribu barel base fuel dari Pertamina.
-
Pasokan BBM tambahan ini diproyeksikan tersedia minggu ketiga November.
-
Pembelian base fuel dilakukan Pertamina dan BP-AKR skema B2B.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyebut SPBU swasta mulai menambah pasokan bahan bakar murni atau base fuel dari PT Pertamina (Persero).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyebut, salah satu SPBU swasta yaitu BP-AKR yang akan menambah pasokan Base Fuel.
"Jadi malah yang BP-AKR dua minggu lagi ada pesan lagi satu kargo," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta,yang dikutip Sabtu (8/11/2025).
Laode memproyeksikan, pemenuhan pasokan BBM ini akan tersedia pada minggu ketiga November. "BP nambah lagi 100 ribu. Minggu ketiga November," ucapnya.
PT Pertamina Patra Niaga Tbk mengakui, PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) telah membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) Murni atau base fuel.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyebut pembelian oleh badan usaha swasta dilakukan dengan skema compliance dan governance secara Business to Business (B2B). Adapun besaran kouta base fuel yang dijual Pertamina sebesar 100 ribu barel.
"Untuk penyaluran pasokan yang sudah dilayani kepada PT APR sebanyak 100 ribu barel (MB) yang akan digunakan untuk SPBU-SPBU BP-AKR," kata Roberth dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Volume yang disepakati berdasarkan kuota yang dimintakan BP-AKR kepada Pertamina. Selain itu juga berdasarkan pelaksanaan tender supplier yang dilakukan dengan aspek GCG dan konfirmasi berulang dengan customer (BP-AKR), pelaksanaan join Surveyor, sampai dengan mekanisme open book untuk negosiasi aspek komersial dilaksanakan.
"Hingga akhirnya proses bongkar dilaksanakan dan diterima BU Swasta untuk disalurkan kepada masyarakat," ujar Roberth.
Baca Juga: Pertamina Bakal Perluas Distribus BBM Pertamax Green 95
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD
-
Pemerintah Gelontorkan Rp 911,16 Miliar buat Diskon Tarif Transportasi Lebaran 2026
-
Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati
-
Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!
-
Moodys Geser Outlook ke Negatif, OJK: Perbankan Nasional Tetap Kokoh!
-
Sengketa Hotel Sultan: Jejak PT Indobuildco dan Kontroversi Dinasti Bisnis Sutowo
-
Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000
-
IHSG Perkasa di Sesi I Naik 1,26%, 595 Saham Terbang
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS