- PINTU kembali menggelar trading competition.
- Total hadiah trading competition ini hingga Rp300 juta dalam bentuk stablecoin USDT.
- Sudah resmi dibuka pendaftarannya sejak 3 November 2025 dan akan ditutup pada 30 November nanti.
Suara.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one pertama di Indonesia, kembali menggelar trading competition.
Berbeda dari kompetisi sebelumnya, Pintu Year-End Trading Competition 2025 memungkinkan pengguna berpartisipasi di dua produk yakni, PINTU untuk perdagangan spot dan Pintu Futures untuk perdagangan derivatif crypto.
Total hadiah trading competition bertajuk Pintu Year-End Trading Competition 2025 hingga Rp300 juta dalam bentuk stablecoin USDT.
"Sepanjang tahun 2025, PINTU telah mengadakan tiga kegiatan kompetisi trading, dan Pintu Year-End Trading Competition 2025 menjadi penutup dari rangkaian tersebut," kata Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad.
"Total hadiah dari empat kompetisi trading PINTU tahun ini mencapai lebih dari Rp800 juta. Untuk Pintu Year-End Trading Competition 2025 peserta bisa melakukan trading di Pintu dan Pintu Futures dan bisa melakukan trading untuk semua token yang ada di aplikasi PINTU yang saat ini tersedia lebih dari 300 aset crypto," lanjutnya.
Iskandar menambahkan, "Berdasarkan data pada kompetisi trading sebelumnya, di kompetisi perdagangan spot, token-token seperti Bitcoin (BTC), Moodeng (MOODENG), dan XRP (XRP), menjadi top 3 token favorit yang diperdagangkan."
"Dari sisi perdagangan derivatif, BTC, Solana (SOL), dan Pepe (PEPE), menjadi token-token favorit yang dipilih para peserta. Kami yakin Pintu Year-End Trading competition 2025 dapat menarik minat masyarakat untuk mengikuti kompetisi ini. Per 13 November 2025, sudah ada lebih dari 1500 pengguna PINTU yang mendaftar sebagai peserta trading competition dan jumlahnya akan terus bertambah," ucapnya.
Pintu Year-End Trading Competition 2025 sudah resmi dibuka pendaftarannya sejak 3 November dan akan ditutup pada 30 November nanti.
Masa periode trading competition dimulai dari tanggal 11 November sampai 10 Desember 2025. Peserta yang ingin mengikuti kompetisi trading ini wajib melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTU.
Adapun terdapat tiga jenis hadiah yang bisa diraih oleh para peserta di antaranya, hadiah utama berdasarkan volume trading tertinggi, hadiah partisipasi, dan terakhir hadiah spesial.
Informasi lebih lanjut terkait kompetisi trading ini dapat mengunjungi laman https://pintu.co.id/blog/pintu-year-end-trading-competition-november-desember-2025.
"Para peserta Pintu Year-End Trading Competition 2025 bisa memanfaatkan berbagai fitur unggulan yang telah tersedia di Pintu dan Pintu Futures untuk memaksimalkan kegiatan trading. Pada perdagangan spot, ada limit order, Auto DCA, Pintu Earn, price alert, dan PTU Staking," ujar Iskandar.
"Untuk perdagangan derivatif di Pintu Futures, bisa menggunakan advanced order type, adjustable leverage hingga 25 kali, price protection, take profit and stop loss. Kami harap fitur-fitur unggulan ini bisa memberikan kemudahan dalam melakukan trading aset crypto di aplikasi PINTU yang juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan volume trading crypto di Indonesia," paparnya.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini merilis data terbaru mengenai perdagangan aset crypto di Indonesia. Per Oktober 2025, total transaksi crypto mencapai Rp49,28 triliun naik sebesar 27,64% dari bulan September.
Sepanjang tahun 2025 dari Januari-Oktober, total nilai perdagangan aset crypto tembus Rp409,56 triliun. Dari sisi jumlah investor naik tipis 2,95% dari Agustus ada di posisi 18,08 juta menjadi 18,61 juta di September 2025.
"Sebagai Perusahaan Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami optimistis inisiatif yang kami lakukan seperti trading competition ini tidak hanya memberikan dampak positif kepada peningkatan pertumbuhan perdagangan industri crypto Indonesia, namun dapat mendorong adopsi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan platform investasi aset crypto dalam negeri," tukas Iskandar.
Berita Terkait
-
Subscription Fatigue: Ketika Hidup Menjadi Versi Trial yang Mencekik Saldo
-
Ini Cara Efektif Lindungi Remaja Saat Akses Instagram, Facebook, dan Messenger
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat
-
Cara Daftar Antrean Online BPJS Kesehatan, Lebih Praktis Bebas Antre Panjang
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental