- PT GoTo menominasikan Hans Patuwo sebagai CEO baru menggantikan Patrick Walujo.
- Hans Patuwo memiliki latar belakang pendidikan AS serta pengalaman di McKinsey dan memegang peran kunci di ekosistem GOTO sejak 2018.
- Transisi kepemimpinan ini merupakan bagian dari persiapan matang demi menjamin kesinambungan strategi.
Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) siap menyambut era kepemimpinan baru dengan menominasikan Hans Patuwo sebagai Chief Executive Officer (CEO) berikutnya, menggantikan Patrick Walujo.
Keputusan pergantian pucuk pimpinan raksasa teknologi ini dijadwalkan akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025.
Manajemen GOTO menyebut transisi ini sebagai bagian dari proses seleksi yang disiapkan secara matang, yang bertujuan menjamin kesinambungan strategi perusahaan menuju profitabilitas di tengah isu penggabungan usaha yang sempat mencuat.
Karier Hans Patuwo
Hans Patuwo merupakan seorang eksekutif dengan latar belakang pendidikan dari luar negeri. Ia adalah lulusan University of Notre Dame, Indiana, Amerika Serikat, di mana ia meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering pada tahun 1997.
Karier profesional Hans diwarnai oleh pengalaman di perusahaan multinasional global, termasuk pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen McKinsey.
Sebelum bergabung dengan ekosistem digital Indonesia, Hans telah berpengalaman bekerja di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan Singapura.
Ia juga sempat menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) di sebuah konglomerasi besar Indonesia dari Januari 2015 hingga Desember 2017.
Profil Hans Patuwo
Baca Juga: Minta Restu Merger, GoTo dan Grab Tawarkan 'Saham Emas' ke Danantara
Hans Patuwo memiliki pengalaman krusial selama hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, Gopay, dan kini GOTO.
Perjalanannya dimulai pada tahun 2018 ketika ia bergabung dengan Gojek sebagai COO, di mana ia berfokus pada operasional mitra pengemudi dan layanan transportasi, yang merupakan salah satu fondasi utama ekosistem GOTO.
Peran strategis Hans terus berkembang. Pada periode 2021 hingga 2023, ia memainkan peran penting dalam pengembangan dan ekspansi GoTo Financial (GTF).
Hans kemudian memimpin bisnis fintech tersebut sebagai Presiden pada 2023–2024, menjadikannya salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.
Saat ini, Hans menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) GOTO sejak Februari 2024, sekaligus menjabat sebagai Presiden On-Demand Services (ODS). Dalam peran ganda ini, ia memimpin seluruh operasional ekosistem GOTO. Ia dinilai mampu mendorong pertumbuhan, efisiensi, dan profitabilitas perusahaan melalui disiplin operasional berbasis data.
Pengalaman mendalamnya di semua lini strategis, mulai dari operasional lapangan hingga pengembangan layanan finansial digital, menjadikannya kandidat yang kuat untuk menahkodai GOTO memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG