- Harga pangan nasional berfluktuasi; BPN mencatat kenaikan signifikan pada harga kelompok cabai, seperti cabai keriting Rp58.001/kg.
- Komoditas protein hewani seperti daging sapi dan ayam mengalami kenaikan harga tipis, berbeda dengan ikan kembung yang harganya turun.
- Tepung terigu dan minyak goreng kemasan menunjukkan penurunan harga, sementara beras relatif stabil dengan sedikit perubahan harga.
Suara.com - Harga rata-rata pangan nasional kembali mengalami fluktuasi berdasarkan data Badan Pangan Nasional (BPN). Sejumlah komoditas strategis menunjukkan kenaikan signifikan, terutama kelompok harga cabai yang kembali memimpin lonjakan harga.
Melalui situs panelharga.badanpangan.go.id, harga cabai merah keriting naik cukup tinggi menjadi Rp58.001 per kilogram, bertambah Rp1.835 atau 3,27 persen. Kenaikan serupa juga terjadi pada cabai rawit merah yang tembus Rp48.861, naik Rp1.032 atau 2,16 persen. Sementara cabai merah besar justru turun Rp568 atau 1,03 persen ke posisi Rp54.812.
Di komoditas protein hewani, daging sapi murni mengalami kenaikan tipis Rp251 atau 0,19 persen menjadi Rp135.234. Sedangkan daging ayam ras naik Rp86 atau 0,22 persen, kini rata-rata Rp38.822 per kilogram.
Kendati begitu, beberapa komoditas justru turun. Harga ikan kembung turun Rp514 atau 1,21 persen menjadi Rp42.089, disusul ikan bandeng yang turun Rp145 atau 0,41 persen ke level Rp35.410.
Dari sisi kebutuhan dapur, bawang putih bonggol naik Rp63 (0,17 persen) menjadi Rp37.006, sementara bawang merah kembali merangkak naik Rp418 (1,01 persen) hingga menyentuh Rp41.828.
Komoditas berbasis tepung dan minyak justru mencatat penurunan. Tepung terigu curah turun Rp22 (0,22 persen) ke Rp9.700, sedangkan tepung terigu kemasan turun Rp9 (0,07 persen) menjadi Rp12.889.
Untuk minyak goreng, minyak goreng kemasan turun Rp20 (0,10 persen) menjadi Rp20.884, dan Minyakita turun Rp6 (0,03 persen) ke Rp17.471. Namun minyak goreng curah justru naik Rp90 (0,52 persen) menjadi Rp17.558.
Sektor beras relatif stabil. Beras medium turun Rp8 (0,06 persen) ke Rp13.495, beras premium turun Rp18 (0,12 persen) menjadi Rp15.537, sedangkan beras SPHP naik tipis Rp2 (0,02 persen) ke level Rp12.461.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Naik Tajam Jelang Libur Nataru
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Makin Pedas
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini : Cabai-Bawang Kompak Turun
-
Harga Cabai Makin Pedas Hari Ini, Rata-rata Alami Kenaikan
-
Mentan Tegaskan Harga Pangan Stabil dan Produksi Surplus, Bantah Isu MBG Picu Kenaikan Harga
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar