Suara.com - Maskapai penerbangan asal Arab Saudi, Mukhtara Air, kini resmi menambah jajaran maskapai yang beroperasi di Indonesia.
Peresmian operasional ini ditandai dengan pendaratan perdana pesawat Airbus A320 milik maskapai tersebut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (28/11/2025), setelah menempuh penerbangan dari Sharjah, Uni Emirat Arab.
Mukhtara Air adalah entitas di bawah Manazil Al Mukhtara Company Holding, sebuah perusahaan besar yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Di Indonesia, kantor pusat maskapai ini berlokasi di Komplek Perkantoran City Business Center (CBC) dekat Bandara Soekarno–Hatta, Tangerang, didukung kantor perwakilan di berbagai kota besar seperti Medan, Surabaya, dan Bali.
Chairman Mukhtara Air, Sami Al Harbi, menegaskan bahwa kehadiran maskapai ini merupakan komitmen investasi signifikan dari Manazil Al Mukhtara Company di Indonesia.
Perusahaan induk ini dikenal luas sebagai penyedia layanan haji, umrah, dan perhotelan terkemuka di Madinah dan Jeddah.
“Mukhtara Air adalah komitmen investasi besar kami di Indonesia, dan kami ingin menghadirkan standar layanan full service berkelas internasional bagi para jamaah dan penumpang umum,” ujar Al Harbi dalam siaran pers.
Kehadiran Mukhtara Air ini diposisikan untuk membawa standar layanan internasional, khususnya dalam melayani pasar besar haji dan umrah di Indonesia, sekaligus melayani rute penerbangan umum.
Profil Manazil Al Mukhtara Company Holding
Baca Juga: Danantara Sebut 90 Perusahaan Jumbo Ikut Tender Bangun Kampung Haji di Mekkah
Manazil Al Mukhtara Company Holding adalah perusahaan perhotelan dan perdagangan Arab Saudi yang telah berkembang pesat sejak didirikan pada tahun 2003, dengan fokus utama operasi di Madinah dan Jeddah.
Sebagai penyedia layanan perhotelan, perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 15 hotel, menawarkan program loyalitas, dan menyediakan layanan terintegrasi bagi jemaah umrah.
Selain bisnis perhotelan, Manazil Al Mukhtara juga memiliki divisi perdagangan yang dikenal memadukan warisan tradisional dengan hospitalitas modern, bahkan menyediakan solusi eSIM untuk para pelancong.
Sami Al Harbi, yang menjabat sebagai Chairman Mukhtara Air, adalah tokoh eksekutif yang memiliki rekam jejak luas di sektor energi dan konstruksi di Arab Saudi.
Latar belakangnya sangat kuat di ACWA Power, perusahaan energi terkemuka di Saudi, di mana ia memegang posisi sebagai Executive Vice President (EVP), Head of Projects Construction di Arab Saudi.
Al Harbi juga aktif di berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Vice Chairman di Shuaibah Holding Company, serta Member Board of Directors dan Chairman of the Board di beberapa perusahaan energi dan desalinasi utama di wilayah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman