-
Harga kripto utama kompak menguat dipimpin Bitcoin dan Ethereum.
-
Kapitalisasi pasar kripto naik ke USD 3,17 triliun dalam 24 jam.
-
Sentimen The Fed dan ETF AS dorong reli pasar kripto berlanjut.
Suara.com - Pasar aset kripto kembali bergerak positif pada Kamis (4/12/2025). Sejumlah kripto berkapitalisasi besar stabil di zona hijau, dipimpin Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), seiring sentimen global yang mulai kondusif.
Berdasarkan data Coinmarketcap, Bitcoin menguat 1,75 persen dalam 24 jam terakhir ke level USD 92.795 atau sekitar Rp 1,54 miliar per koin. Penguatan serupa terjadi pada Ethereum yang melonjak 6,18 persen sehingga diperdagangkan di kisaran Rp 52,86 juta per koin.
Binance Coin (BNB) juga mencatat kenaikan signifikan 5,20 persen menjadi Rp 15,32 juta, sementara Cardano (ADA) naik 3,90 persen ke Rp 7.465 per koin. Solana (SOL) menguat 4,43 persen menjadi Rp 2,39 juta, dan XRP naik 2,20 persen ke level Rp 36.397 per koin. Koin meme Dogecoin turut menguat 3,86 persen ke Rp 2.514 per token.
Di sisi lain, dua stablecoin utama justru melemah tipis. Tether (USDT) turun 0,03 persen menjadi Rp 16.620, sementara USD Coin (USDC) melemah 0,01 persen ke Rp 16.618 per koin.
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global pada Kamis berada di level USD 3,17 triliun atau sekitar Rp 52.685 triliun, naik 2,47 persen dalam 24 jam terakhir.
Sebelumnya, pasar kripto sempat terkoreksi, namun berbalik menguat pada 2—3 Desember 2025. Pelaku pasar merespons membaiknya ekspektasi penurunan suku bunga The Federal Reserve serta meningkatnya aktivitas ETF kripto di AS setelah Vanguard mencabut larangan pembelian ETF Bitcoin.
Kenaikan ini memperpanjang momentum pemulihan pasar. Sehari sebelumnya, Rabu (3/12/2025), Bitcoin sempat melesat 5,88 persen dan ETH naik 7,61 persen dalam 24 jam. Kapitalisasi pasar global kembali menembus kisaran USD 3,06 triliun, pulih dari penurunan di bawah USD 3 triliun pada aksi jual pekan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tren Ekonomi Halal Meningkat, Pengguna Jago Syariah Tembus 2,4 Juta
-
Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?
-
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing