- Kemenimipas membebaskan biaya penggantian paspor rusak atau hilang korban banjir di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat.
- Menteri Agus Andrianto memerintahkan Dirjen Imigrasi segera menerbitkan keputusan menteri mengenai pembebasan biaya paspor tersebut.
- Kemenimipas juga mengirimkan bantuan logistik besar melalui laut untuk para korban terdampak bencana alam tersebut.
Suara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menunjukkan empati dan komitmen nyata terhadap korban bencana banjir di wilayah utara Sumatra, yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Imipas, Agus Andrianto, mengumumkan kebijakan strategis berupa penggratisan biaya penggantian paspor bagi warga yang dokumennya rusak atau hilang akibat musibah tersebut.
Berbicara di Jakarta, Jumat, Menteri Agus Andrianto menyatakan telah memberikan perintah langsung kepada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman, untuk segera mengeluarkan keputusan menteri (kepmen) terkait kebijakan pembebasan biaya ini.
“Kepada korban yang mengalami musibah paspornya mengalami kerusakan atau hilang, nanti akan saya sudah sampaikan kepada Pak Dirjen untuk mengeluarkan kepmen agar nanti bisa dilakukan penggantian secara gratis,” kata dia, dikutip dari Antara.
Prosedur Penggantian Paspor dan Pendataan UPT
Prosedur umum bagi pemilik paspor yang terdampak bencana alam cukup mudah. Pemilik paspor bisa datang ke kantor imigrasi setempat untuk menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Dokumen yang wajib dibawa diantaranya:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta Lahir atau Buku Nikah atau Ijazah
- Surat keterangan dari kelurahan atau pihak terkait, yang mengkhususkan status mereka sebagai terdampak bencana alam.
Selain itu, Menteri Agus juga memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan untuk segera mendata unit pelaksana teknis (UPT) yang mengalami kerusakan di daerah bencana.
"Nanti dari hasil revitalisasi, nanti akan kita ketahui, kerusakan-kerusakan apa yang ditemukan, permasalahan-permasalahan apa yang terjadi, dampak daripada bencana nanti akan kita lalukan upaya penanggulangan bersama,” jelasnya.
Baca Juga: Wuling Hadirkan Program Siaga Banjir Sumatera Bantu Pelanggan Terdampak
Sebagai wujud keprihatinan dan solidaritas sosial, Kemenimipas pada Jumat ini juga mengirimkan bantuan logistik besar-besaran untuk korban banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Mengingat volume bantuan yang cukup besar dan berat, Menteri Agus memutuskan pengiriman dilakukan melalui jalur laut dengan dukungan TNI Angkatan Laut.
Rincian bantuan yang disalurkan Kemenimipas seperti, 20 ton beras, kebutuhan wanita dan bayi, seperti 1.500 pasang pakaian dalam wanita, 3.120 pieces pembalut wanita, dan 3.152 pieces popok (pampers) anak-anak.
Kebutuhan pangan mendesak, seperti 9.200 kaleng susu, 2.660 kaleng sarden, 2.000 dus mi instan, dan 2.000 kaleng biskuit.
Menteri Agus menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenimipas yang telah berdonasi, menegaskan bahwa bantuan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden.
"Sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden, kita semua turut prihatin dan punya kewajiban sosial untuk berkontribusi membantu meringankan penderitaan dari teman-teman kita yang sampai ini mungkin masih ada yang belum mendapatkan bantuan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan