- BRI merespons cepat banjir dan longsor di Sumut dan Sumbar melalui program TJSL BRI Peduli.
- Penyaluran bantuan darurat dipimpin Direktur A. Solichin Lutfiyanto ke sejumlah titik terdampak bencana.
- Ribuan paket berisi kebutuhan mendesak seperti sembako, obat, dan perlengkapan bayi telah didistribusikan.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menunjukkan respons cepat terhadap musibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
Melalui payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI Peduli langsung menerjunkan tim ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan darurat.
Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Direktur Human Capital & Compliance BRI, A. Solichin Lutfiyanto, bersama Tim Elang—tim relawan khusus BRI—serta ratusan karyawan yang dikenal sebagai BRILian.
Bantuan berhasil didistribusikan langsung kepada warga di sejumlah titik terparah yang terdampak bencana, termasuk Padang, Solok, Padang Panjang, Pariaman, Painan, Bukittinggi, hingga Simpang Empat.
Ribuan paket bantuan tanggap darurat berhasil didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket-paket ini terdiri dari kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh korban di lokasi pengungsian, meliputi makanan siap saji dan sembako, obat-obatan dan perlengkapan P3K, pakaian layak pakai, selimut, dan kasur lipat, perlengkapan khusus bayi, dan air mineral.
Direktur Human Capital & Compliance BRI, A. Solichin Lutfiyanto, menegaskan bahwa kehadiran BRI dalam penanganan bencana nasional adalah sebuah keniscayaan.
“Kami bukan hanya bank, tapi juga bagian dari masyarakat. Ketika bencana datang, BRI harus hadir paling depan," ujar Solichin di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Langkah cepat BRI Peduli ini merupakan salah satu respons tercepat yang diberikan oleh korporasi swasta terbesar dan telah sampai langsung ke lapangan sejak banjir bandang melanda pada November lalu.
Aksi ini sekaligus menegaskan komitmen BRI dalam mendampingi dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat di tengah situasi krisis dan bencana.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Jejak Chainsaw di Kayu Gelondongan Banjir, Dugaan Kejahatan Hutan Makin Menguat?
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
-
SKK Migas Ungkap Potensi Besar Asuransi di Balik Agresivitas Pengeboran
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip