- Kapitalisasi pasar kripto global mencapai US$2,95 triliun, menandakan likuiditas naik US$96 miliar dalam 24 jam.
- Pemulihan berkelanjutan memerlukan kapitalisasi pasar menembus level psikologis US$3 triliun untuk menarik modal.
- Bitcoin berada di kisaran US$88.179, dengan target resistensi selanjutnya di US$90.308 untuk memperkuat sentimen bullish.
Suara.com - Kondisi pasar aset digital menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup optimis dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Mengutip data terbaru dari Coinbase, nilai total kapitalisasi pasar (market cap) kripto global saat ini telah menyentuh angka US$2,95 triliun.
Angka ini mencerminkan lonjakan likuiditas sebesar US$96 miliar hanya dalam waktu satu hari, yang menandakan adanya upaya stabilisasi harga dalam jangka pendek.
Para analis melihat pergerakan ini sebagai fase krusial bagi investor. Jika minat beli di pasar terus konsisten, harga Bitcoin (BTC) beserta mayoritas aset alternatif (altcoin) diprediksi akan terus merangkak naik, meskipun dalam ritme yang lebih terukur.
Tren positif ini menjadi angin segar bagi para pelaku pasar di kota-kota besar Indonesia yang sempat mengkhawatirkan volatilitas tinggi di akhir tahun.
Meskipun pasar sedang menghijau, tantangan besar masih membentang di depan mata. Agar pemulihan harga dapat berlangsung lebih solid dan berkelanjutan, total kapitalisasi pasar aset kripto wajib menembus kembali level psikologis US$3 triliun.
Keberhasilan melewati angka tersebut bukan sekadar soal nilai, melainkan menjadi pemicu kembalinya kepercayaan investor secara masif.
Jika skenario breakout di atas US$3 triliun ini terwujud, pasar diproyeksikan akan kedatangan arus modal baru yang cukup besar.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. Apabila momentum pemulihan ini justru kandas di tengah jalan, risiko koreksi harga masih mengintai.
Target penurunan terdekat berada di angka US$2,92 triliun, dengan level dukungan (support) kritis berikutnya di posisi US$2,85 triliun.
Baca Juga: Pedagang Kripto Kawatirkan RUU P2SK akan Matikan Pedagang Lokal, DPR Punya Alasan Ini
Dikutip via Beincrypto, harga BTC terpantau diperdagangkan di kisaran US$88.179, sedikit di bawah ambang batas resistensi US$88.210.
Nilai ini sebelumnya merupakan zona yang sulit ditembus pada awal bulan ini karena tekanan jual yang kuat.
Apabila Bitcoin berhasil mengubah level resistensi tersebut menjadi titik dukungan (support) baru, hal ini akan mempertegas stabilitas harga jangka pendek.
Untuk benar-benar membalikkan kerugian dari periode koreksi sebelumnya, target harga Bitcoin selanjutnya adalah menembus resistensi di US$90.308.
Konfirmasi kenaikan di atas level tersebut diyakini akan memperkuat sentimen bullish dan menarik optimisme pasar secara keseluruhan.
Di sisi lain, investor juga harus mencermati skenario terburuk jika tenaga para pembeli mulai melemah. Bitcoin memiliki risiko untuk kembali tergelincir ke angka US$86.361.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI