- Perdagangan saham Desember 2025 libur tiga hari meliputi Natal, cuti bersama, dan penutupan akhir tahun.
- Kalender perdagangan 2026 memiliki intensitas hari libur cukup padat terutama pada kuartal pertama dan kedua.
- Bulan Maret dan Mei 2026 menjadi bulan dengan hari bursa terpendek, menuntut antisipasi risiko fluktuasi pasar global.
Kuartal III & IV: Juli – Desember 2026
Juli: Menjadi periode paling produktif dengan 23 hari bursa tanpa ada gangguan libur nasional.
Agustus: Memiliki 19 hari bursa seiring peringatan Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
September & Oktober: Masing-masing mencatatkan 22 hari perdagangan aktif.
November: Stabilitas perdagangan berlanjut dengan 21 hari bursa.
Desember: Kalender kembali menyusut menjadi 20 hari bursa karena adanya rangkaian libur Natal (24-25 Des) serta penutupan bursa di akhir tahun pada 31 Desember.
Bagi investor saham, kepadatan libur bursa di Maret dan Mei 2026 harus disikapi dengan manajemen likuiditas yang baik. Mengingat pasar fisik ditutup, fluktuasi harga di pasar global tetap berjalan, sehingga risiko gap down atau gap up saat pembukaan kembali pasar perlu diantisipasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026