- BSI memulihkan layanan keuangan di Aceh pascabencana hidrometeorologi, dengan 98,15% agen telah beroperasi normal per 22 Desember 2025.
- Dari 3.639 agen yang terdampak, respons cepat BSI berhasil memulihkan 3.280 agen atau 90,18% untuk melayani masyarakat.
- BSI Agen merupakan garda terdepan penting dalam menjaga layanan keuangan terutama saat akses kantor cabang terbatas akibat gangguan infrastruktur.
Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjaga keberlangsungan akses layanan keuangan bagi masyarakat di Provinsi Aceh pasca- bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Hingga 22 Desember 2025, BSI mencatat tingkat pemulihan jaringan BSI Agen yang sangat signifikan, dengan 98,15 persen atau sebanyak 18.890 agen telah kembali beroperasi normal (live) untuk melayani transaksi perbankan masyarakat.
Dari total 19.249 BSI Agen yang tersebar di Region Aceh, sebanyak 15.610 agen tercatat tidak terdampak bencana dan tetap beroperasi.
Sementara itu, dari 3.639 agen yang sempat terdampak, respons cepat dan koordinasi intensif tim BSI di lapangan berhasil memulihkan 3.280 agen atau setara 90,18 persen.
Sehingga, dapat kembali memberikan layanan kepada masyarakat.
Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyampaikan bahwa BSI Agen memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga inklusi dan keberlanjutan layanan keuangan.
Khususnya dalam kondisi darurat ketika akses menuju kantor cabang mengalami keterbatasan akibat gangguan infrastruktur.
“Kami memahami bahwa pada masa pascabencana, kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan, terutama uang tunai dan transaksi pembayaran, justru meningkat untuk mendukung kebutuhan logistik dan proses pemulihan," ujar Wisnu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (26/12/2025).
Oleh karena itu, dia menambahkan, prioritas perusahaan adalah memastikan jaringan BSI Agen dapat pulih secepat mungkin agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.
Baca Juga: Support Pembiayaan, BSI Dukung Program Makan Bergizi Gratis
"Alhamdulillah, hampir seluruh jaringan agen BSI di Aceh saat ini telah kembali live dan siap melayani,” imbuhnya.
Berdasarkan pemantauan per wilayah, pemulihan jaringan BSI Agen di Aceh berlangsung merata, termasuk di area yang terdampak cukup signifikan.
Area Lhokseumawe mencatat tingkat operasional 96,92 persen atau 9.635 dari 9.941 agen telah kembali beroperasi.
Area Banda Aceh menunjukkan kinerja tertinggi dengan 99,41 persen atau 4.015 agen aktif, sementara Area Meulaboh mencatat 99,49 persen atau 5.240 agen telah beroperasi normal.
Melalui jaringan BSI Agen, masyarakat tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan dasar secara mudah dan dekat,.
“BSI terus melakukan monitoring intensif terhadap jaringan yang masih dalam proses pemulihan," tutup Wisnu.
Berita Terkait
-
Pertumbuhan Perbankan Syariah di Indonesia Masih Stagnan, BSI Genjot Digitalisasi
-
BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan untuk Perkuat Layanan Keuangan di Sumatera
-
Pegadaian Raih Kembali Sertifikat ISO 22301:2019, Semakin Perkuat Ketahanan Operasional
-
Harga Emas Antam Meroket, BSI Tawarkan BSI Gold di Harga Rp2.154.600/Gram
-
Laba BSI Tumbuh Tinggi, Dua Bisnis Ini Jadi Kontributor Utama
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan