- PT KAI Commuter melarang penumpang membawa benda berbahaya seperti kembang api saat pergantian tahun baru.
- Penumpang yang melanggar aturan tersebut akan mengalami penyitaan barang atau diturunkan di stasiun terdekat.
- KAI Commuter menambah 26 perjalanan, sehingga total perjalanan menjadi 1.091 untuk melayani prediksi 1,1 juta penumpang.
Suara.com - PT KAI Commuter mengingatkan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuterline mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun maupun selama perjalanan Commuter Line.
Salah satunya, tidak membawa barang-barang berbahaya di malam tahun baru, seperti kembang api dan petasan.
"Pengguna dilarang membawa petasan, kembang api, dan benda lainnya yang mudah terbakar selama perjalanan," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda seperti dikutip, Rabu (31/12/2025).
Karina menegaskan, jika penumpang terciduk membawa petasan maupun kembang api, barang tersebut akan disita. Bahkan, penumpang bisa diturunkan di stasiun terdekat.
"Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut, sesuai aturan akan disita oleh petugas, dan jika tidak bersedia, maka pengguna akan diturunkan di stasiun terdekat," tegasnya.
Karina menambahkan, dengan penambahan perjalanan ini juga, kapasitas angkut pengguna Commuter Line Jabodetabek menjadi 2 juta pengguna.
KAI Commuter memprediksi sebanyak 1,1 juta lebih pengguna pada 31 Desember 2025 hingga pergantian tahun 2026.
KAI Commuter mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian menggunakan Commuter Line Jabodetabek untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas.
Selalu perhatikan celah peron, dan menjaga ketertiban di stasiun dan selama perjalanan Commuter Line.
Baca Juga: Operasional KRL Diperpanjang Hingga Jam 1 Pagi di Malam Tahun Baru, Intip Jadwalnya
"Pengguna yang membawa anak-anak, pastikan selalu dalam pengawasan dan penjagaan orang tua atau pendamping selama perjalanan," kata Karina.
Tambah Perjalanan
KAI Commuter menyiapkan 26 perjalanan Commuter Line Jabodetabek yang beroperasi hingga pukul 01.30 WIB di stasiun pemberangkatan awal akan ditambah di seluruh lintas.
Dengan penambahan tersebut, perjalanan Commuter Line Jabodetabek menjadi 1.091 perjalanan pada periode tersebut. Alhasil, total perjalanan Commuter Line Bogor sebanyak 398 perjalanan, dan Commuter Line Cikarang sebanyak 287 perjalanan.
Sedangkan, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sebanyak 210 perjalanan, Commuter Line Tangerang sebanyak 124 perjalanan, dan Commuter Line Tanjung Priok sebanyak 72 perjalanan.
Karina menambahkan bahwa pada malam pergantian tahun, perjalanan terakhir Commuter Line Bogor pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 01.30 WIB dan pemberangkatan Stasiun Bogor pukul 00.10 WIB, untuk Commuter Line Cikarang relasi Angke – Tambun via Pasar Senen pukul 00.43 WIB dan Manggarai – Cikarang pukul 00.51 WIB.
"Kemudian untuk Commuter Line Rangkasbitung pemberangkatan terakhir dari Stasiun Tanah Abang pukul 01.25 WIB, Commuter Line Tangerang pemberangkatan Stasiun Duri pukul 01.25 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tangerang pukul 00.30 WIB. Sementara itu, untuk Commuter Line Tanjung Priok pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 00.40 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tanjung Priok pukul 01.04 WIB," pungkas Karina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026
-
CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal
-
Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008
-
Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun
-
Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta: Nasib Musisi, UMKM Hingga Jurnalis Dipertaruhkan
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang
-
IHSG Jadi Bursa Kinerja Terburuk Global, Aksi Jual Saham Perbankan Tekan Perdagangan
-
BUMI Ambles Terus-terusan, Segini Target Harga Sahamnya
-
ICW Soroti Business Judgment Rule Danantara: Jadi Solusi atau Masalah Baru?