- Harga emas Antam 1 gram pada Senin, 5 Januari 2026, mencapai Rp 2.515.000, naik Rp 27.000 dari Sabtu sebelumnya.
- Harga emas dunia (XAU/USD) menguat mendekati USD 4.370 per ons akibat meningkatnya risiko geopolitik global.
- Kenaikan harga emas global didorong ketegangan penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat dan prospek suku bunga The Fed.
Dari sisi kebijakan moneter, risalah rapat terbaru Federal Open Market Committee (FOMC) menunjukkan sebagian besar pejabat The Fed memandang penurunan suku bunga lanjutan masih relevan, seiring inflasi yang secara bertahap menurun. Namun, para pejabat masih berbeda pandangan terkait waktu dan besaran pemangkasan suku bunga tersebut.
Suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi biaya peluang dalam memegang emas, sehingga memberikan dukungan tambahan bagi harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan Desember yang dijadwalkan pada Jumat mendatang. Konsensus pasar memperkirakan data Nonfarm Payrolls (NFP) akan bertambah sekitar 57.000 lapangan kerja.
Jika data tersebut dirilis lebih kuat dari perkiraan, hal itu berpotensi memperkuat dolar AS dan menekan harga emas serta komoditas lain yang diperdagangkan dalam denominasi dolar dalam jangka pendek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya