- Harga emas batangan Antam melemah signifikan pada Minggu, 4 Januari 2026, memengaruhi seluruh varian ukuran jual dan beli kembali.
- Emas Antam 1 gram pada 4 Januari 2026 dibanderol Rp2.737.000, turun Rp15.000 dari hari sebelumnya.
- Tren pelemahan harga emas Antam terakumulasi penurunan Rp117.000 per gram sejak 29 Desember 2025.
Suara.com - pekan pertama Januari 2026, instrumen investasi logam mulia sedang mengalami tekanan cukup dalam.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melemah pada perdagangan Minggu (4/1/2026). Penurunan ini mencakup seluruh varian ukuran, baik pada harga jual retail maupun nilai beli kembali (buyback).
Berdasarkan data terbaru dari laman Galeri 24 Pegadaian, koreksi harga terjadi secara merata. Sebagai contoh, emas Antam ukuran 1 gram kini dibanderol seharga Rp2.737.000, menyusut Rp15.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Sejalan dengan itu, harga buyback untuk ukuran yang sama juga terkoreksi menjadi Rp2.363.000.
Harga Emas Antam (Minggu, 4 Januari 2026)
Bagi para investor di kota-kota besar yang ingin melakukan transaksi di awal tahun, berikut adalah rincian harga jual emas Antam di Galeri 24 Pegadaian per hari ini:
0,5 gram: Rp1.424.000 (Turun Rp8.000)
1 gram: Rp2.737.000 (Turun Rp15.000)
2 gram: Rp5.408.000 (Turun Rp29.000)
5 gram: Rp13.437.000 (Turun Rp70.000)
10 gram: Rp26.813.000 (Turun Rp143.000)
25 gram: Rp66.894.000 (Turun Rp357.000)
50 gram: Rp133.700.000 (Turun Rp715.000)
100 gram: Rp267.314.000 (Turun Rp1.430.000)
Penurunan paling signifikan terlihat pada ukuran besar seperti 1.000 gram (1 kg) yang kini berada di posisi Rp2.671.460.000.
Jika menilik ke belakang, performa emas batangan dalam sepekan terakhir memang sedang tidak baik-baik saja.
Baca Juga: Harga Perak Melemah Tipis Awal Tahun 2026, Aksi China Bisa Picu Kenaikan Lagi?
Secara akumulatif, harga emas telah merosot tajam hingga Rp117.000 per gram terhitung sejak 29 Desember 2025 hingga penutupan 3 Januari 2026.
Tren pelemahan ini diawali pada Senin (29/12) dengan penurunan Rp9.000, yang kemudian berlanjut menjadi "kecelakaan" harga pada Selasa (30/12) di mana harga langsung ambrol Rp95.000 dalam satu hari.
Meskipun sempat stagnan di malam pergantian tahun dan sedikit merangkak naik pada Jumat (2/1), namun pada Sabtu (3/1) harga kembali terjun bebas sebesar Rp16.000 per gram.
Kondisi ini membuat harga buyback atau harga terima kembali oleh butik Antam ikut anjlok ke level Rp2.346.000 per gram pada akhir pekan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
Terkini
-
Rupiah Masih Meloyo, Cek Kurs Dolar AS Hari Ini di Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA
-
Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela
-
Jadwal Rights Issue INET, Pemegang Saham Wajib Tahu Agar Nilai Aset Tetap Kuat
-
SBN Jadi Primadona: Hasil Investasi Asuransi Melonjak 60,43%, OJK Tatap 2026 dengan Optimistis
-
Rupiah Terperosok ke Rp16.730 Pagi Ini, Gejolak Politik AS-Venezuela Jadi Biang Kerok
-
Libur Panjang Usai, IHSG Masih Kuat Menghijau pada Senin Pagi di Level 8.778
-
PNS Wajib Aktivasi ASN Digital 2026, Update Cara Aktifkan MFA di asndigital.bkn.go.id
-
Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram
-
IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing
-
Danantara Siap Gas 5 Proyek Hilirisasi Rp 100 Triliun, Mulai Dibangun Februari