Bisnis / Keuangan
Selasa, 06 Januari 2026 | 12:19 WIB
Dara Sarasvati sebagai Brand Ambassador kartu debit Visa Bank Jakarta. [Suara.com/Fakhri]
Baca 10 detik
  • Bank Jakarta meluncurkan Kartu Debit Visa sebagai langkah awal transformasi menuju bank daerah berdaya saing global.
  • Kolaborasi dengan Visa memungkinkan transaksi nasabah Bank Jakarta menjangkau lebih dari 200 negara secara internasional.
  • Bank Jakarta diharapkan mendukung digitalisasi Pemprov DKI, termasuk integrasi sistem pembayaran transportasi untuk aset data.

Suara.com - Transformasi bisnis Bank Jakarta menuju bank daerah berdaya saing global, mulai dipacu melalui peluncuran Kartu Debit Visa

Produk ini diharapkan memperluas jangkauan layanan transaksi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi bank milik pemerintah daerah tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut produk ini sebagai langkah awal transformasi Bank Jakarta dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan hingga tingkat global.

“Ini menunjukkan bahwa Bank Jakarta dikelola semakin profesional. Dengan bekerja sama dengan Visa, transaksi dapat dilakukan di mana saja,” kata Pramono di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Dari perspektif ekonomi, kolaborasi dengan jaringan pembayaran global Visa membuka peluang peningkatan volume transaksi lintas negara, sekaligus memperluas basis nasabah Bank Jakarta. 

Jaringan Visa memungkinkan kartu debit tersebut digunakan di lebih dari 200 negara.

Pramono menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran direksi dan komisaris Bank Jakarta untuk mengelola bank tanpa intervensi.

Menurutnya, kepercayaan atau trust menjadi fondasi utama agar bank milik pemerintah dapat dikelola secara profesional, sehat, dan berdaya saing.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita semua merasa yakin Kartu Debit Visa Bank Jakarta benar-benar bisa dipercaya untuk kelas global,” ucapnya.

Baca Juga: Debit Visa Bank Jakarta Didorong Jadi Motor Transaksi Global UMKM dan Ekonomi Kreatif di DKI

Ia menilai, penguatan layanan transaksi internasional perlu diimbangi dengan integritas operasional agar tidak muncul persoalan teknis yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. 

Dengan profesionalisme yang terus diperkuat, Pramono optimistis Bank Jakarta dapat tumbuh menjadi bank yang semakin kompetitif di tengah persaingan industri keuangan.

Selain ekspansi layanan, Bank Jakarta juga diharapkan memainkan peran strategis dalam mendukung digitalisasi layanan publik Pemprov DKI Jakarta. 

Salah satu yang disorot ialah peluang integrasi sistem pembayaran transportasi dengan layanan perbankan Bank Jakarta.

Menurut Pramono, integrasi transaksi transportasi akan memperkuat basis data Bank Jakarta dan menjadi keunggulan kompetitif dibandingkan perbankan lain. 

Basis data transaksi tersebut dinilai sebagai aset ekonomi penting untuk pengembangan produk dan layanan ke depan.

Load More