- PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memulai operasional tambang batu bara di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Januari 2026.
- Kerja sama strategis ini dijalin antara anak usaha APE dengan PT KPP Mining senilai kontrak Rp5 triliun.
- Target produksi awal tahun 2026 ditetapkan sebesar 3 juta MT, dengan rencana peningkatan hingga 7 juta MT.
Suara.com - Langkah strategis diambil oleh emiten energi milik grup MNC, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), dalam memperkuat pilar produksinya di awal tahun 2026.
Perseroan secara resmi telah memulai tahapan operasional pertambangan batu bara yang ditandai dengan pelaksanaan seremoni penggalian perdana atau 1st Digging Ceremony.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan besar terkait penyediaan jasa pertambangan yang telah difinalisasi pada penghujung Desember 2025 lalu.
Direktur Utama MNC Energy, Suryo Eko Hadianto, menyampaikan bahwa seremoni tersebut merupakan tonggak sejarah penting bagi perseroan.
Menurutnya, operasional ini dijalankan melalui kolaborasi antara anak usaha IATA, yakni PT Arthaco Prima Energy (APE), dengan salah satu kontraktor pertambangan terkemuka di Indonesia, PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining).
Perlu diketahui bahwa KPP Mining merupakan unit bisnis strategis dari raksasa alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR).
Kerja sama antara MNC Energy melalui APE dengan KPP Mining tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang signifikan bagi fundamental perusahaan.
Nilai kontrak jasa pertambangan ini dilaporkan mencapai angka Rp5 triliun. Kesepakatan tersebut dirancang untuk durasi kerja sama selama lima tahun yang mulai berlaku efektif sejak Januari 2026.
Penunjukan KPP Mining sebagai mitra kontraktor didasarkan pada rekam jejak mereka yang mumpuni di bawah naungan grup United Tractors.
Baca Juga: Hotman Paris Sebut Saksi Ahli CMNP Jadi 'Senjata Makan Tuan' dalam Sidang Sengketa NCD
Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan jaminan stabilitas operasional dan efisiensi teknis di wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) milik APE.
Lokasi tambang yang menjadi fokus utama berada di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung batu bara potensial di Indonesia.
Suryo Eko Hadianto menjelaskan bahwa momentum penggalian perdana ini mempertegas komitmen perusahaan bersama mitra kontraktor untuk mengejar target produksi yang cukup agresif.
Pada tahun pertama operasional di 2026, MNC Energy mematok target awal produksi sebesar 3 juta Metrik Ton (MT).
Langkah percepatan ini dilakukan agar perseroan dapat segera mengoptimalkan cadangan batu bara yang ada guna memenuhi permintaan pasar yang masih kuat.
Lebih jauh lagi, perusahaan telah menyusun rencana pengembangan jangka menengah dengan proyeksi peningkatan kapasitas yang signifikan.
Targetnya, produksi dapat terus dipacu hingga mencapai angka 7 juta MT per tahun. Peningkatan kapasitas ini dinilai realistis mengingat ketersediaan cadangan di wilayah Musi Banyuasin serta dukungan infrastruktur pertambangan yang disediakan oleh KPP Mining.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun