- Kementerian PU dan Hutama Karya perpanjang fungsional Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 untuk distribusi bantuan bencana.
- Perpanjangan operasional tol fungsional ini berlaku hingga 22 Januari 2026 dengan waktu 24 jam.
- Pembukaan tol ini diperuntukkan bagi Golongan I dan logistik bantuan dengan batas kecepatan 60 km/jam.
Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) memperpanjang masa pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum.
Kebijakan ini ditempuh untuk mendukung percepatan penanganan wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.
Langkah tersebut diarahkan guna memastikan distribusi bantuan kemanusiaan berjalan lancar, mempercepat mobilitas kendaraan tanggap darurat, sekaligus menyediakan jalur alternatif dari Kota Banda Aceh menuju Kabupaten Pidie dan kawasan sekitarnya.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pemerintah menaruh perhatian besar pada keterjagaan akses logistik agar kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas ekonomi tidak tersendat akibat bencana.
"Yang paling utama bagi kami adalah menjaga jalur logistik tetap terbuka. Akses masuk untuk bahan kebutuhan masyarakat dan kegiatan industri tidak boleh terputus. Masyarakat tidak boleh sampai mengalami kesulitan akibat terhambatnya distribusi," kata Menteri Dody seperti dikutip, Senin (12/1/2026).
Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi Padang Tiji–Seulimeum kini diperpanjang hingga 22 Januari 2026. Perpanjangan ini sekaligus disertai perubahan jam operasional.
Jika sebelumnya ruas tol fungsional hanya dibuka pukul 08.00–18.00 WIB, saat ini pengoperasian diperluas menjadi 24 jam setiap hari guna mendukung pergerakan logistik dan kendaraan darurat tanpa jeda.
Selama masa pembukaan fungsional, Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Hutama Karya terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pengoperasian tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.
Mengingat ruas tol tersebut masih berada dalam tahap konstruksi, pembukaan dilakukan secara terbatas. Meski demikian, seluruh persiapan keselamatan dan kesiapan operasional tetap dipenuhi agar keamanan pengguna jalan tetap terjaga.
Baca Juga: Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
Sejumlah kelengkapan keselamatan telah disiapkan, mulai dari pemasangan rambu tambahan, penempatan petugas siaga, hingga penguatan patroli di sepanjang ruas tol selama masa pembukaan fungsional.
Pengguna jalan juga diimbau mencermati kondisi teknis di beberapa titik tertentu, khususnya lokasi dengan penyempitan lajur lambat akibat potensi longsoran serta titik rawan lainnya. Area tersebut telah dilengkapi perambuan tambahan dan pengawasan petugas.
Pada periode ini, ruas tol dibuka dua arah dan diperuntukkan bagi Kendaraan Golongan I serta angkutan logistik yang membawa bantuan dan kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, diterapkan sistem filtrasi di Interchange (IC) Seulimeum Jalur B arah Seulimeum–Padang Tiji serta pada akses masuk Padang Tiji. Pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan memastikan kondisi fisik tetap prima, tidak mengemudi dalam keadaan mengantuk, memastikan kendaraan laik jalan, mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam, menjaga jarak aman, tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta selalu mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
-
Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran
-
Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal
-
IHSG Bertahan di Level 6.000 hingga Sesi I, WIFI dan ENRG Jadi Bintang