- IHSG dan kapitalisasi pasar BEI mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada level 9.075,406 dan Rp16.512 triliun.
- Rata-rata nilai transaksi harian bursa naik signifikan 3,87 persen menjadi Rp32,68 triliun selama sepekan perdagangan.
- Tercatat satu obligasi baru, Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025, di BEI.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa Kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH).
Adapun, masing-masing pada level 9.075,406 dan Rp16.512 triliun.
Seketaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan data perdagangan saham di BEI selama sepekan pun ditutup mayoritas pada zona positif.
Menurut data sepekan, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 3,87 persen menjadi Rp32,68 triliun dari Rp31,46 triliun pada pekan sebelumnya.
"Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami peningkatan sebesar 1,29 persen menjadi Rp16.512 triliun dari Rp16.301 triliun pada sepekan sebelumnya," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (16/1/2025).
Kata dia, pergerakan IHSG turut mengalami peningkatan pada pekan ini sebesar 1,55 persen dan ditutup pada level 9.075,406 dari posisi 8.936,754 pada pekan lalu.
Namun, perubahan terjadi pada rata- rata volume transaksi harian Bursa pada pekan ini sebesar 2,68 persen menjadi 60,13 miliar lembar saham dari 61,79 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami perubahan sebesar 3,24 persen menjadi 3,86 juta kali transaksi dari 3,99 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai beli bersih Rp947,45 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp7,30 triliun.
Baca Juga: Sempat Tembus 9.100, IHSG Berakhir di Level 9.075
Semenetara itu, selama periode 12–15 Januari 2026, terdapat 1 pencatatan obligasi di PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada Rabu (14/1), Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk resmi dicatatkan di BEI.
Obligasi tersebut memiliki jumlah pokok sebesar Rp1,5 triliun dan memperoleh peringkat idAA- (double A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah 7 emisi dari 6 emiten senilai Rp218,90 triliun.
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 665 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp542,85 triliun dan 134,01 juta dolar AS yang diterbitkan oleh 137 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nominal Rp6.484,29 triliun dan 352,10 juta dolar AS. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 6 emisi senilai Rp3,99 triliun.
Berita Terkait
-
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
-
Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung
-
IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!
-
IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan
-
IHSG Masih Betah Menghijau Pagi Ini ke Level 8.946
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
OJK Serahkan Pelaku Saham Gorengan di Pasar Modal, Ini Sosoknya
-
Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai
-
Promo Indomaret Gebyar Diskon Tahun Baru, Semua Murah Hingga 21 Januari 2026
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!
-
BRI Peduli Korban Bencana, Komitmen Dukung Percepatan Pemulihan via Aksi Nyata
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026