- IHSG pada Kamis (8/1/2026) menguat solid 0,44% menjadi 8984, didorong kinerja positif sektor energi dan konsumer non-siklikal.
- Sektor energi memimpin kenaikan sebesar 1,38%, sementara saham BUMI tercatat paling aktif dalam nilai transaksi sesi I.
- Beberapa sektor mengalami pelemahan signifikan, termasuk Industri Dasar yang terkoreksi 0,93% akibat penurunan saham pertambangan logam.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa solid pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026).
Berdasarkan data penutupan sesi I, indeks kebanggaan bursa domestik ini berhasil parkir di zona hijau dengan penguatan sebesar 39,66 poin atau naik 0,44 persen ke level 8984.
Pergerakan IHSG yang kini mendekati level psikologis 9000 didorong oleh dominasi sektor energi dan konsumer non-siklikal.
Sektor Energi Pimpin Kenaikan Market
Sektor energi (IDXENER) menjadi salah satu penopang utama IHSG dengan kenaikan sebesar 1,38 persen ke level 4875,14. Lonjakan ini dipicu oleh reli sejumlah saham tambang dan infrastruktur energi raksasa.
Saham DSSA mencatat kenaikan signifikan sebesar 5,29 persen ke harga Rp105.900, disusul oleh PTRO yang menguat 4,21 persen di level Rp13.375.
Selain itu, saham BUMI yang menjadi salah satu saham paling aktif ditransaksikan (top active turnover) juga naik 1,33 persen ke level Rp458. Saham energi lainnya seperti ENRG (3,09%) dan CUAN (1,92%) turut memperkuat dominasi sektor ini.
Selain energi, sektor Konsumer Non-Siklikal (IDXNCYC) melesat paling tinggi secara persentase dengan kenaikan 1,50 persen. Saham RLCO dan NSSS menjadi bintang lapangan dengan kenaikan masing-masing 24,90 persen dan 22,82 persen.
Saham konsumer heavyweight seperti UNVR (1,92%), JPFA (1,57%), dan GGRM (3,85%) juga kompak berakhir di zona hijau pada sesi pertama.
Baca Juga: Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000
Di sisi lain, sektor Properti (IDXPROP) tidak mau kalah dengan mencatat kenaikan 1,15 persen. Saham KIJA dan ELTY masing-masing melonjak di atas 9 persen, sementara RISE menguat 5,73 persen ke level Rp9.225.
Daftar Saham Paling Aktif (Top Active Turnover)
Tingginya aktivitas perdagangan pada sesi I tercermin dari nilai transaksi yang berpusat pada lima saham utama. BUMI memimpin aktivitas pasar, diikuti oleh ADRO yang naik 2,99 persen. Namun, saham ANTM justru mengalami koreksi tajam sebesar 4,68 persen ke level Rp3.670, menjadikannya salah satu beban bagi sektor dasar (basic industry).
Berikut adalah 5 saham dengan nilai transaksi tertinggi di Sesi I:
BUMI: Rp458 (1,33%)
ADRO: Rp2.070 (2,99%)
ANTM: Rp3.670 (-4,68%)
BBRI: Rp3.730 (0,81%)
RAJA: Rp7.850 (6,44%)
Sektor yang Tertinggal (Lagging Sector)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
Terkini
-
OJK Desak Perbankan Segara Tutup Ribuan Rekening Judi Online
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai Makin Murah Sentuh Rp40 Ribu
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Pantau Saham AS dan Kripto Kini Bisa Lebih Mudah
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Saham RMKE Meroket 1.000%, Siap Cetak Laba Rp800 Miliar di Tengah Larangan Truk Batu Bara
-
Emas Antam Bangkit, Harga Hari Ini Capai Rp 2.577.000 per Gram
-
Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832
-
Tokoh Transparansi Internasional Pantau Kasus Pengadaan Chromebook
-
IHSG Masih Menguat di Jumat Pagi, Tapi Rawan Anjlok