- KAI membatalkan total 82 perjalanan kereta api jarak jauh akibat banjir di sejumlah daerah, serta 76 perjalanan mengalami keterlambatan signifikan.
- Gangguan operasional utama terjadi di Daop 4 Semarang (Pekalongan-Sragi) karena luapan sungai dan jebolnya tanggul, serta genangan di Daop 1 Jakarta.
- KAI menerapkan pengembalian tiket 100 persen dan melakukan rekayasa operasi termasuk penggunaan lokomotif khusus untuk mengatasi dampak banjir sebagai prioritas keselamatan.
Saat ini, perjalanan kereta api di lokasi tersebut hanya dapat dilalui melalui satu jalur hulu dengan pengamanan ketat, termasuk penggunaan lokomotif BB304, sambil menunggu kondisi lintasan dinyatakan aman.
Gangguan di lintas Pekalongan–Sragi bermula pada Jumat (16/1) dini hari saat banjir mulai menggenangi emplasemen Stasiun Pekalongan dan menimbulkan rintang jalan. Upaya penanganan dilakukan secara bertahap melalui penambahan balas dan pengangkatan jalur rel. Namun, hujan lebat kembali terjadi pada malam hari hingga Sabtu (17/1) dini hari yang menyebabkan luapan Sungai Bermi dan limpasan Sungai Meduri sehingga jalur rel terendam hingga sekitar 23 sentimeter.
Pada Minggu pagi, kondisi diperberat dengan jebolnya tanggul sungai yang memicu banjir di titik baru Km 89+100. Penanganan dilakukan berpacu dengan kondisi alam, termasuk hujan yang masih berlangsung serta pengaruh pasang laut di pesisir utara Jawa.
Sementara itu, di wilayah Daop 1 Jakarta, genangan air terpantau di sejumlah lokasi operasional, meliputi emplasemen Stasiun Kampung Bandan, petak jalan Jakarta Kota–Tanjung Priok, emplasemen Jakarta Gudang, emplasemen Jakarta Kota, serta emplasemen Sungai Lagoa. Hujan deras sejak dini hari menyebabkan ketinggian air di beberapa titik sempat mencapai sekitar 10 sentimeter dari kepala rel. Untuk menjaga keselamatan perjalanan, KAI memberlakukan pembatasan kecepatan, pemasangan semboyan pengamanan, serta pengaturan dan rekayasa operasional perjalanan kereta api dan layanan Commuter Line.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET
-
Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Kubu Jokowi Tegaskan Sidang Dokter Tifa Bisa Lanjut Meski Dakwaan Batal: Jaksa Tinggal Perbaiki
-
Ulasan Pride and Prejudice: Kisah Cinta Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Rupiah Berbalik Melemah pada Kamis Sore, Harga Minyak Jadi Biang Kerok
-
5 Pilihan Benda Pembawa Hoki di Meja Kerja Menurut Feng Shui, Biar Rezeki Lancar dan Tidak Stres
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang
-
Wajib Kalahkan Kamboja, Jordi Amat Ungkap Target Ambisius Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali