- Menteri Keuangan Purbaya akan mengevaluasi anggaran Rp335 triliun program Makan Bergizi Gratis 2026.
- Evaluasi mulai minggu depan untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran yang diperkirakan Rp200 triliun.
- Program MBG 2025 menyerap Rp51,5 triliun melayani 56,13 juta penerima manfaat.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal mengevaluasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialokasikan Rp 335 triliun untuk tahun 2026.
Menkeu Purbaya mengaku bakal mengoptimalkan anggaran MBG Rp 335 triliun yang ditargetkan ke 83 juta penerima tahun ini. Ia memperkirakan kalau penyerapan anggaran MBG 2026 kemungkinan hanya Rp 200 triliun.
"Kalau gini kita hitung paling Rp 200 triliun saja cukup mungkin," katanya saat ditemui di kawasan kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (21/1/2026).
Ia mengaku bakal memonitor penyerapan anggaran MBG 2026 mulai minggu depan agar terserap optimal.
"Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka. Nanti kami lihat mana yang double counting. Mana yang mungkin mana yang enggak. Mana yang pemborosan saja apa enggak, kita lihat," lanjut dia.
Purbaya berkaca dari serapan anggaran MBG 2025 lalu, di mana ada anggaran yang digunakan untuk pembelian motor. Maka dari itu dia bakal mengevaluasi program Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
"Misalnya ada program dibeliin motor semuanya. Lumayan kan bisa dicoret. Tapi saya akan lihat masih ada enggak itu. Tahun lalu masih ada," ucapnya.
Kendati begitu Purbaya mengaku kalau MBG adalah program bagus. Makanya evaluasi ini dijalankan agar serapan anggaran berjalan optimal.
"Tapi program itu program bagus, kita akan dukung supaya jalannya maksimal," jelasnya.
Baca Juga: Negara Bisa Sat-Set: Menggugat Kecepatan Selektif Antara Gizi dan Guru
Dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026, program MBG menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025. Ini setara 72,5 persen dari pagu Rp 71 triliun pada APBN 2025.
Secara angka, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi. Dari segi keterlibatan pelaku usaha, program MBG telah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dan menyerap 789.319 pekerja.
Adapun nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat sebesar Rp 43,3 triliun. Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Negara Bisa Sat-Set: Menggugat Kecepatan Selektif Antara Gizi dan Guru
-
Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur
-
Purbaya Minta Penjelasan BI Kenapa Rupiah Melemah, Akui Aneh Padahal IHSG Naik
-
Purbaya Pede Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam, Akui Tahu Kenapa Melemah
-
INDEF Nilai Tekanan Fiskal APBN Makin Berat Jika Insentif EV Benar-benar Dicabut
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya
-
Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah