- Bank Indonesia menyerahkan keputusan pengganti Deputi Gubernur Juda Agung kepada DPR pada 21 Januari 2026.
- Uji kelayakan tiga calon Deputi Gubernur BI yang diusulkan Presiden akan dilaksanakan DPR pada 23 Januari 2026.
- Pengisian posisi ini tidak mengganggu tugas operasional BI sebagai bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) menyerahkan sepenuhnya keputusan pemilihan Deputi Gubernur BI usai Juda Agung mengundurkan diri pada 13 Januari 2026 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Adapun, uji kelayakan dan tes akan digelar pada 23 Januari di DPR. Dalam hal ini, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pemilihan deputi Gubernur BI ini seiring dengan pengunduran dari Juda Agung.
"Proses pencalonan tersebut pengunduran diri bapak Juda Agung sebagai deputi BI pada tanggal 13 januari 2026 dengan surat pengunduran diri ke bapak presiden dan tebusan ke RI dan Gubernur BI," katanya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/1/2026).
Dia menekankan proses pengisi Juda Agung sesuai dengan Undang-undang BI yang memperhatikan pemilihan Anggota Dewan Gubernur BI. Adapun, Gubernur BI sudah mengajukan calon kandidat yang menggantikan Juda Agung ke Presiden Prabowo Subianto.
"Saya Gubernur BI bahwa menyampaikan bapak Presiden usulan tiga calon dewan
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono dan Asisten Gubernur BI Solikin M Juhro," katanya.
Perry menambahkan, Presiden Prabowo menyampaikan usulan tiga calon Deputi Gubernur BI guna mendapatkan persetujuan. Adapun, pengaturan proses Undang-Undang BI ini diserahkan oleh DPR untuk memilih ketiga calon yang diajukan.
"Kita serahkan penuh ke DPR untuk salah satu dari tiga calon Deputi BI," jelasnya.
Dia menekankan proses pengisian Deputi Gubernur BI tidak memengaruhi tugas pelaksanaan sebagai bank sentral yang diamanatkan Undang-undang BI.
"Pengambilan keputusan BI Dewan Gubernur secara kolektif. Rekomendasi ini dirumuskan oleh komite yang ada dan tetap kami lakukan secara profesional dengan tata kelola yang kuat dan bersinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi," tandasnya.
Baca Juga: BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi
-
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental
-
Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0
-
BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud
-
Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!
-
Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja