Bisnis / Makro
Minggu, 25 Januari 2026 | 09:50 WIB
PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP)

Suara.com - PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), emiten yang bergerak di lini depan industri pendukung otomotif nasional, terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi manufaktur terintegrasi.

Berbasis pada keahlian pengerjaan logam presisi, perusahaan ini menjadi mitra strategis bagi sektor otomotif maupun non-otomotif di Indonesia, khususnya dalam pengadaan komponen teknis tingkat tinggi.

Kegiatan usaha utama perseroan berfokus pada pembuatan Dies, Mold, Precision Part, Jig, Checking Fixture, hingga Stamping Part.

Tak hanya itu, ISAP juga melebarkan sayap melalui unit usaha penunjang di bidang perdagangan besar bahan konstruksi serta jasa industri pengerjaan khusus logam.

Struktur Kepemilikan dan Manajemen Perseroan

Berdasarkan data terbaru, peta kepemilikan saham PT Isra Presisi Indonesia Tbk menunjukkan dominasi entitas lokal sebagai pengendali.

Berikut adalah rincian komposisi pemegang saham perseroan:

PT Dua Putra Bersinergi: Memegang posisi sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 52,88% atau setara 2,12 miliar lembar saham.

Masyarakat (Publik): Memiliki porsi signifikan sebesar 46,49%, yang mencerminkan likuiditas saham yang cukup tinggi di pasar modal.

Baca Juga: CBDK Catat Kapitalisasi Pasar Rp44 Triliun di Tengah Ekspansi Infrastruktur

Asrullah: Selaku individu, mendekap porsi sebesar 0,63%.

Di kursi manajerial, perseroan dipimpin oleh figur-figur berpengalaman. Asriani Natong menjabat sebagai Presiden Komisaris, didampingi Danny Eugene Diepenhorst sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, operasional perusahaan dikomandoi oleh Asrullah selaku Presiden Direktur dan Budiharto sebagai Direktur.

Pengawasan kepatuhan keuangan dipercayakan kepada Komite Audit yang diketuai oleh Agus Sudiyar Tanjung.

Rapor Keuangan: Tantangan di Tengah Fluktuasi Industri

Kinerja keuangan ISAP dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang cukup kontras, terutama dipengaruhi oleh kondisi pasar manufaktur nasional.

Load More