- Pada Minggu (24/5/2026), Badan Pangan Nasional mencatat harga pangan nasional fluktuatif dengan mayoritas komoditas mengalami penurunan.
- Komoditas cabai seperti cabai merah besar dan keriting mengalami penurunan harga paling dalam, mencapai lebih dari lima persen.
- Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, termasuk beras medium non SPHP dan daging sapi murni, berdasarkan data BPN.
Beras medium juga mengalami penurunan. Harga rata-rata nasional beras medium kini berada di level Rp 13.271 per kilogram, turun Rp 73 atau 0,55 persen.
Beras SPHP pun ikut turun tipis. Harga rata-rata beras SPHP tercatat Rp 12.410 per kilogram setelah turun Rp 26 atau 0,21 persen.
Meski begitu, beras medium non SPHP justru mengalami kenaikan. Komoditas tersebut tercatat Rp 13.870 per kilogram setelah naik Rp 25 atau 0,18 persen.
Kenaikan juga terjadi pada beras khusus lokal. Berdasarkan data BPN, beras khusus lokal berada di level Rp 15.761 per kilogram setelah naik Rp 199 atau 1,28 persen.
Sementara untuk komoditas jagung tingkat peternak, harga rata-rata nasional tercatat turun menjadi Rp 6.814 per kilogram. Angka tersebut turun Rp 157 atau 2,25 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Di sisi perikanan, ikan bandeng tercatat turun menjadi Rp 35.554 per kilogram setelah turun Rp 717 atau 1,98 persen.
Ikan tongkol turun tipis menjadi Rp 36.273 per kilogram, sedangkan ikan kembung berada di level Rp 44.198 per kilogram setelah turun Rp 18 atau 0,04 persen.
Adapun komoditas daging sapi murni terpantau mengalami kenaikan. Harga rata-rata nasionalnya kini berada di level Rp 136.633 per kilogram setelah naik Rp 403 atau 0,30 persen.
Garam konsumsi juga tercatat mengalami penurunan. Harga rata-rata nasionalnya berada di angka Rp 11.402 per kilogram, turun Rp 120 atau 1,04 persen.
Baca Juga: Bulog Mau Bangun 100 Gudang
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya
-
Kenaikan Harga Emas di Pegadaian, Beli Kemarin Sudah Dapat Untung Banyak
-
Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global
-
Indonesia Semakin Dekat Garap Proyek Nuklir Bareng Rusia
-
Target Harga BUMI Saat Sahamnya Hancur Lebur Ditekan Aksi Jual Massal
-
Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli
-
Profil PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP): Pemegang Saham dan Kinerja
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Promo Tiket Pesawat Pelita Air Periode 1-28 Februari 2026
-
Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar