- Bulog mau bangun 100 gudang penyimpanan.
- Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa pemerintah sudah menyetujui langkah ini.
- Rizal menyatakan Bulog memprioritaskan pembangunan gudang di wilayah 3T.
Suara.com - Perum Bulog menyiapkan pembangunan 100 gudang baru untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional. Bulog memprioritaskan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dan daerah yang belum memiliki gudang sebagai lokasi awal pembangunan.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pemerintah memberikan dukungan pembangunan 100 gudang beserta infrastruktur pendukung. Rizal menyebut arahan tersebut berasal dari Presiden dalam rapat terbatas.
“Jadi, sesuai arahan Bapak Presiden di Rapat Terbatas, Bulog diberikan dukungan pembangunan 100 gudang dan infrastruktur,” kata Rizal di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Rizal menyatakan Bulog memprioritaskan pembangunan gudang di wilayah 3T. Bulog menilai pulau-pulau terluar membutuhkan fasilitas penyimpanan agar pasokan beras tidak terganggu saat cuaca ekstrem.
“Yang pertama, adalah prioritas untuk daerah-daerah 3T. Yaitu di pulau-pulau yang jauh,” ujar Rizal.
Rizal mengatakan masyarakat di pulau terluar masih menghadapi keterbatasan fasilitas gudang. Bulog ingin mencegah kesulitan pasokan saat musim barat atau ombak tinggi.
“Karena kita ketahui bersama, saudara-saudara kita yang di pulau-pulau terluar itu kan beliau-beliau tidak ada gudang,” ucap Rizal.
Rizal menambahkan Bulog juga menyasar kabupaten dan kota yang belum memiliki gudang. Bulog menyiapkan pembangunan gudang untuk mempercepat penanganan kontinjensi di daerah.
“Kemudian yang kedua, adalah di kabupaten/kota yang belum memiliki gudang,” kata Rizal.
Baca Juga: Serap 4 Juta Ton Beras Petani, Bulog Mau Cari Gudang Tambahan
Rizal menyebut Bulog melihat kebutuhan gudang di Bener Meriah dan Aceh Tamiang. Bulog ingin memperpendek jarak distribusi saat terjadi kebutuhan mendesak.
“Contoh umpamanya sekarang di Bener Meriah dengan Aceh Tamiang, itu belum ada gudang,” jelas Rizal.
Rizal menyatakan Bulog akan menyesuaikan bentuk pembangunan dengan karakter wilayah. Bulog akan membangun gudang saja di wilayah yang tidak memiliki lahan produksi.
“Jadi kita bangunkan gudang itu sesuai dengan tipologi wilayah masing-masing,” kata Rizal.
Rizal menyebut Bulog juga menyiapkan fasilitas pendukung di sentra produksi pangan. Bulog akan membangun dryer dan RMU agar kualitas hasil panen meningkat. “Kita juga bangunkan Dryer (pengering), RMU (Rice Milling Unit) untuk mendukung pengolahan padi di sana,” ucap Rizal.
Rizal menambahkan Bulog menyiapkan pembangunan silo di sejumlah sentra produksi. Bulog ingin meningkatkan pelayanan penyimpanan agar pasokan lebih stabil. “Untuk beberapa kabupaten/kota yang ada di daerah-daerah sentra produksi pangan seperti NTB, Lampung, Jawa, dan Sulawesi Selatan… kita akan berikan bahkan sampai kita bangunkan Silo,” ujar Rizal.
Sejauh ini, Rizal mengatakan Bulog belum menyiapkan cold storage dalam program tersebut. Bulog masih fokus pada gudang beras dan gudang jagung. “Untuk cold storage sementara belum kita. Kita baru gudang, baik gudang beras maupun gudang jagung sementara,” pungkas Rizal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi