- Masyarakat melirik kawasan penyangga Jakarta sebagai investasi properti karena menawarkan fasilitas terintegrasi dan efisiensi mobilitas.
- Gading Serpong berkembang menjadi kota mandiri di barat Jakarta, memadukan hunian, bisnis, pendidikan, dan rekreasi sejak dua dekade.
- Paramount Land meluncurkan 'Paramount Gading Serpong' (Desember 2025) untuk memperkuat identitas kota modern bernilai investasi tinggi.
Suara.com - Di tengah dinamika ekonomi yang masih bergerak fluktuatif, masyarakat mulai melirik kawasan penyangga Jakarta sebagai alternatif tempat tinggal sekaligus instrumen investasi.
Properti di kota mandiri dinilai menawarkan nilai tambah karena menyatukan hunian, fasilitas publik, hingga pusat aktivitas bisnis dalam satu kawasan terintegrasi.
Tren itu juga didorong perubahan pola mobilitas warga urban yang kian mengutamakan efisiensi dan kedekatan akses.
Bagi sebagian kalangan, tinggal di kawasan yang memiliki fasilitas lengkap dianggap dapat menekan biaya transportasi, memangkas waktu tempuh, serta membuka peluang ekonomi baru di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Di sisi lain, geliat pusat pertumbuhan baru di barat Jakarta ikut memperlihatkan pergeseran aktivitas ekonomi dari kawasan inti ke area satelit.
Dengan ekosistem yang terus berkembang, kawasan-kawasan ini bukan hanya menjadi tujuan hunian, tetapi juga ruang hidup yang memadukan gaya hidup, rekreasi, hingga peluang usaha.
Dalam dua dekade terakhir, kota Gading Serpong tumbuh menjelma sebagai pusat aktivitas ekonomi dan gaya hidup di barat Jakarta. Kawasan ini dirancang sebagai kota mandiri yang hidup, di mana fungsi residensial, bisnis, pendidikan, kesehatan, dan rekreasi saling terhubung dalam satu ekosistem perkotaan yang solid.
Dengan basis populasi sekitar 120 ribu penduduk non-komuter, Gading Serpong menjadi ruang tumbuh bagi komunitas urban yang produktif dan berdaya saing.
Komitmen terhadap kualitas hidup jangka panjang inilah yang menjadi landasan Paramount Land dalam mengembangkan kota Gading Serpong.
Baca Juga: AllianzGI Indonesia Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD
Melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan karakter kawasan, identitas ‘Paramount Gading Serpong’ ditegaskan sebagai kota modern bernilai tinggi, tidak hanya sebagai tempat tinggal dan berusaha, tetapi juga sebagai instrumen investasi yang relevan dan prospektif di masa depan.
Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, mengatakan, Paramount Gading Serpong telah berkembang menjadi destinasi favorit masyarakat Tangerang Raya, bahkan hingga Jabodetabek untuk beragam aktivitas.
Mulai dari menikmati suasana kota yang dinamis dan ragam kuliner populer, bekerja serta melakukan pertemuan bisnis maupun kasual, hingga mencari peluang bisnis dan investasi terbaik.
"Perkembangan ini menegaskan posisi kota Gading Serpong sebagai pusat aktivitas urban yang hidup, produktif, dan terus bertumbuh," ujar Dave dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, perkembangan tersebut sekaligus menegaskan daya tarik kawasan yang kini menjadi salah satu magnet baru bagi masyarakat perkotaan.
Aktivitas yang beragam dinilai membuat kawasan itu terus ramai dan hidup sepanjang hari.
Berita Terkait
-
Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Profil Samuel Ardi Kristanto, Pengusaha Usir Nenek Elina yang Kini Ditangkap Polisi
-
Pasca Akusisi, Emiten Properti Milik Pengusahan Indonesia Ini Bagikan Dividen
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?