Salah satu properti milik PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA)
Baca 10 detik
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) berpeluang masuk indeks MSCI Small Cap pada Februari 2026 karena likuiditas dan kapitalisasi pasar terpenuhi.
- Kenaikan harga saham BUVA 176% sejak November dipicu aksi *rights issue* dan pengembangan lahan properti di Bali serta Labuan Bajo.
- MSCI mengumumkan hasil peninjauan indeks pada 10 Februari 2026, dengan risiko investasi terkait pariwisata dan penyelesaian proyek.
Jumlah kunjungan wisatawan yang tidak sesuai target.
Kemungkinan adanya hambatan atau keterlambatan dalam penyelesaian proyek-proyek fisik.
DISCLAIMER: Investasi pada saham dengan status "Speculative Buy" memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Pergerakan harga saham BUVA dipengaruhi oleh keberhasilan aksi korporasi dan sentimen pasar global. Artikel ini adalah referensi berita bisnis dan bukan merupakan instruksi mutlak untuk membeli atau menjual saham. Segala keputusan finansial sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi investor.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram
-
Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak
-
IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot
-
OKX Gandeng BlackRock & StanChart, Sulap Surat Utang AS Jadi Jaminan Kripto
-
Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?
-
Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok
-
BKI Mulai Ekspansi Sertifikasi dan Inspeksi ke Pembangkit Listrik
-
Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya
-
Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham
-
460 Ribu Rekening Penipu Diblokir, Dana Rp169 Miliar Korban Berhasil Dikembalikan