- Tokocrypto kuasai 40% pasar dengan transaksi tembus Rp160 triliun di 2025.
- Investor usia 18-34 tahun jadi penggerak utama industri kripto nasional.
- Hadirkan 480+ IDR pairs dan literasi masif di 50+ kota hingga Papua.
Suara.com - Tokocrypto, pedagang aset kripto mengumumkan pencapaian kinerja bisnis yang solid sepanjang tahun 2025. Perusahaan mencatatkan total nilai transaksi fantastis melampaui Rp160 triliun dengan penguasaan pangsa pasar (market share) di atas 40%.
Pertumbuhan ini didorong oleh lonjakan jumlah pengguna yang kini mencapai 4,8 juta orang, di mana basis pengguna aktif tahunan (Year-on-Year) tumbuh pesat sebesar 75%.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa kunci keberhasilan perusahaan terletak pada keseimbangan antara inovasi produk dan kepatuhan regulasi. Saat ini, Tokocrypto menawarkan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis Rupiah (IDR pairs), jumlah terbanyak di industri kripto tanah air.
"Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial dan patuh terhadap regulasi. Tokocrypto kini menjadi salah satu dari sedikit exchange resmi di Indonesia dengan pondasi keuangan yang berkelanjutan," ujar Calvin.
Selain fokus pada angka, Tokocrypto juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui 168+ inisiatif literasi di 50+ kota, termasuk menjadi pionir edukasi offline di Papua, menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 brand terkemuka, dan peluncuran fitur AI Analysis, layanan staking 80+ aset, hingga rencana peluncuran fitur Futures dan QRIS Deposit.
Momentum kesuksesan tahun 2025 ditutup dengan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung oleh Xendit. Forum ini mengungkap fakta menarik bahwa Generasi Z (usia 18–34 tahun) kini mendominasi profil investor kripto nasional.
Data dari Dataxet Sonar juga menunjukkan volume percakapan media sosial terkait Web3 dan Blockchain meningkat 30% sepanjang 2025, menandakan aset digital telah menjadi bagian dari gaya hidup finansial masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh tokoh penting seperti Sandiaga Uno dan perwakilan Kementerian Keuangan. Dalam kesempatan tersebut, Tokocrypto juga menyalurkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara sebagai bentuk komitmen kontribusi sosial.
"Kolaborasi ini penting untuk memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan demi ekosistem kripto yang sehat di Indonesia," pungkas Sandiaga Uno.
Baca Juga: Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya