Suara.com - Sebagai salah satu pemain utama dalam industri properti di Indonesia, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) sering menjadi pusat perhatian.
Namun, bagi masyarakat awam, struktur kepemilikan perusahaan sebesar ini mungkin terasa rumit. Sebenarnya, siapa pemilik di balik raksasa properti ini?
Secara garis besar, Lippo Karawaci adalah bagian dari Lippo Group, sebuah konglomerat multinasional yang didirikan oleh Mochtar Riady.
Sebagai perusahaan publik yang melantai di Bursa Efek Indonesia, kepemilikannya terbagi ke dalam beberapa entitas dan masyarakat umum.
Sosok di Balik Layar: Keluarga Riady
Meskipun operasionalnya dijalankan secara profesional, kendali utama Lippo Karawaci berada di tangan Keluarga Riady.
Berdasarkan data terbaru hingga awal tahun 2026, James Riady (putra dari Mochtar Riady) tercatat sebagai penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari perusahaan ini.
Dalam menjalankan bisnisnya, keluarga ini tidak memiliki saham secara langsung atas nama pribadi dalam jumlah besar, melainkan melalui perusahaan-perusahaan investasi (holding). Salah satu kendaraan investasi utamanya adalah PT Inti Anugerah Pratama (IAP).
Struktur Pemegang Saham Utama
Baca Juga: Konflik Nasabah dengan Pengembang Meikarta Berakhir dengan Pembayaran Ganti Rugi
Hingga akhir tahun 2025 dan memasuki 2026, komposisi pemegang saham Lippo Karawaci terdiri dari beberapa entitas kunci:
- PT Inti Anugerah Pratama (25,62%): Bertindak sebagai pemegang saham pengendali yang mewakili kepentingan keluarga Riady.
- Sierra Inc. (15,88%): Salah satu pemegang saham besar yang sering dikaitkan dengan struktur investasi grup.
- PT Primantara Utama Sejahtera (10,4%): Entitas lain yang memperkuat posisi pengendali di dalam perusahaan.
- Masyarakat (Sekitar 42,82%): Karena LPKR adalah perusahaan terbuka, hampir separuh sahamnya dimiliki oleh publik, termasuk investor ritel dan institusi keuangan lainnya.
Transformasi Kepemimpinan ke Generasi Ketiga
Selain James Riady, sosok John Riady (putra James Riady) juga memegang peran sangat krusial. Sebagai generasi ketiga, John telah menjabat sebagai CEO yang memimpin proses transformasi dan pemulihan kesehatan finansial perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Lippo Karawaci merupakan raksasa properti dengan ekosistem bisnis yang sangat luas, mencakup sektor hunian, layanan kesehatan, hingga gaya hidup.
Di bawah kendali Keluarga Riady melalui PT Inti Anugerah Pratama, perusahaan ini mengelola kota mandiri terpadu seperti Lippo Village dan Lippo Cikarang, serta mengoperasikan jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, Siloam Hospitals.
Fokus utama mereka adalah menciptakan kawasan yang saling terintegrasi, di mana penghuni dapat tinggal, bekerja, dan mendapatkan layanan medis dalam satu lingkungan yang sama.
Berita Terkait
-
Bos Lippo Ungkap 5 Modal Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global 2026
-
Meski Banyak Tekanan Pasar Properti Tetap Tumbuh, Didukung Kebijakan Pemerintah
-
Bos Lippo Tampik Serobot Lahan JK, Tapi Akui Pemegang Saham GMTD
-
Rumah Tapak Masih Jadi Primadona, Gen Z dan Milenial Makin Aktif Cari Hunian
-
Meski Tren Belanja Online Tinggi, Pengembang Properti Masih Garap Proyek Pembangunan Mal
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular